Page 420 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 420
Sementara itu, UMK Sukoharjo 2021 Rp 1.986.450.
Artinya, kenaikan UMK di Kabupaten Sukoharjo tahun depan diperkirakan hanya Rp 11.704 atau
naik 0,58 persen.
3. Kabupaten Boyolali Informasi yang diterima TribunSolo.com, jika pembahasan UMK Boyolali
2022 sudah selesai.
Bahkan, usulan UMK Boyolali 2022 telah ditandatangani oleh dewan pengupahan.
Perhitungan penyesuaian Upah minimum menurut PP 36 tahun 2021 tentang pengupahan dan
surat Menteri Ketenagakerjaan, besaran UMK tahun 2022 yang diusulkan sebesar Rp
2.010.299,30.
Nominal itu hanya naik Rp 10.299 saja.
4. Kabupaten Klaten Ketua Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau SPSI Klaten, Sukadi,
mengaku pesimistis angka UMK Klaten 2022 bisa naik banyak dari tahun lalu.
Sukadi mengatakan, dalam rapat bersama Dewan Pengupahan Kabupaten Klaten, ditetapkan
UMK 2022 yaitu sebesar Rp 2.015.623.
Bila UMK Klaten 2022 benar terjadi di angka ini, artinya kenaikan UMK Klaten 2022 hanya sekitar
Rp 4.100.
Angka ini lebih rendah dari angka yang diusulkan oleh serikat pekerja.
5. Kabupaten Wonogiri Diperkirakan kenaikan UMK Wonogiri 2022 hanya belasan, mengingat
UMP Jateng sudah diketok hanya naik 1,09 persen.
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Wonogiri ternyata sudah menyodorkan besaran
kenaikan UMK 2022 kepada Bupati Joko Sutopo (Jekek).
Ketua SPSI Wonogiri, Seswanto, mengatakan berapa besaran UMK sudah diteken dan diajukan
oleh Dewan Pengupahan ke Bupati Jekek.
Dia menjelaskan pembahasan mengenai jumlah UMK itu dilakukan Asosiasi Pengusaha Indonesia
(Apindo), SPSI, Badan Pusat Statistik (BPS), akademisi dan dinas.
Jika dikomparisikan dengan UMK Wonogiri 2021 yang hanya sebesar Rp 1.827.000, maka
kenaikan dengan angka satu persen hanya menembus belasan ribu rupiah.
Di antara Rp 12.000 hingga Rp 20.000 saja untuk tahun ini.
"Prosentase kenaikan yang diusulkan jauh lebih kecil daripada nilai inflasi, sehingga besar
harapan pihaknya usulan tersebut bisa dipenuhi," harap dia.
6. Kabupaten Sragen Ketua DPC SBSI 1992 Sragen, Joko Supriyanto meyakini, besaran kenaikan
UMK Sragen 2022 akan masih jauh dari tuntutan buruh di Sragen.
"Kami dari buruh khususnya dari SBSI 1992, ingin UMK 2022 bisa naik minimal 10 persen,"
katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (20/11/2021).
Buruh menginginkan terjadi kenaikan UMK sebesar Rp 182.950.
Dengan harapan UMK Sragen 2022 menjadi Rp 2.012.450.
419

