Page 419 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 419

Penetapan  itu  imbas  Gubenur  Jawa  Tengah,  Ganjar  Pranowo  resmi  meneken  keputusan
              No.561/39 tentang UMP di 35 Kabupaten/Kota tahun 2022.
              Koordinator Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanganyar (FKSBK) Eko Supriyanto, mengatakan
              pandangan dari serikat buruh diabaikan.

              "Kami kecewa sekali, pandangan-pandang dari serikat diabaikan sama Pemprov Jateng," ucap
              Eko kepada TribunSolo.com, Rabu (1/12/2021).

              Eko menuturkan sebagai kepala daerah, Ganjar Pranowo bisa merubah UMK Karanganyar yang
              dianggap kenaikannya tidak berarti. Selain itu, dia menuturkan jika upah di Jateng sangat rendah
              dibandingkan provinsi lain.

              "Kami  sangat  kecewa,  tak  pantasah  beliau  jadi  Capres  2024,  karena  tidak  memperjuangkan
              rakyatnya di Jateng, dalam ini buruh," ujar Eko.
              Dia menuturkan, di era pandemi, buruh mendapatkan biaya tambahan seperti masker, hand
              sanitizer, sabun, vitamin dan Biaya Pendidikan Sistem Dalam Jaringan (Daring).

              Ia menghitung, tambahan tersebut kurang lebih Rp 300 ribu.

              "Mosok naik cuma Rp 10 ribu nggo tuku rokok ra cukup nda (Masak Rp 10 ribu, buat beli rokok
              tidak cukup," tuturnya.
              Gubenur Jateng, Ganjar Pranowo telah merilis Besaran upah Minum Provinsi (UMP) Jawa Tengah
              Tahun  2022  naik  0,78  persen  dari  tahun  sebelumnya.  Pengumuman  UMP  termaktub  dalam
              Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/37 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Jawa
              Tengah Tahun 2022.

              Dengan terbitnya SK tertanggal 20 November 2021 ini maka UMP tahun 2022 hanya naik 0,78
              % atau sebesar Rp1.812.935. Selain itu, Pemprov juga merilis besaran upah minimum untuk 35
              kabupaten dan kota di provinsinya.
              Upah  minimum  Kabupaten  Karanganyar  yang  disahkan  yaitu  sebesar  Rp  2.064.313,99.
              Sedangkan, Upah Minimum Kabupaten Karanganyar tahun 2021 sejumlah Rp 2.045.040,00.

              Daftar Lengkap Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 beberapa hari ke depan atau tepatnya
              pada Desember 2021 ini akan ditentukan nominalnya. Para buruh tentu bertanya-tanya, berapa
              UMK 2022 yang akan menentukan pendapatan mereka selama setahun ke depan.

              Di semua daerah Solo Raya, serikat pekerja telah mendapat kisaran angka yang sepertinya akan
              menjadi UMK 2022. Berikut rangkuman prediksi UMK 2022 di 7 Kota dan Kabupaten Solo Raya :
              1. Kota Solo Upah Minimum Kota (UMK) Tahun 2021 sebesar Rp 2.013.810.

              Diyakini, UMK tahun ini akan naik tak jauh dari angka 1 persen.
              Itu artinya, UMK Kota Solo 2022 diprediksi akan naik sekitar Rp 20 Ribu, atau di kisaran angka
              Rp 2.033.000.

              2. Kabupaten Sukoharjo Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukoharjo M
              Yunus Ariyanto mengatakan, Formula yang digunakan dalam penghitungan UMK tahun depan
              sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

              "Berdasarkan  formula  PP  Nomor  36  Tahun  2021,  usulan  UMK  Sukoharjo  2022  menjadi  Rp
              1.998.154," ujarnya.



                                                           418
   414   415   416   417   418   419   420   421   422   423   424