Page 457 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 457
Judul UMK Kota Blitar 2022 Naik Rp 34 Ribu, Dinas PTSP Sebut Sudah Sesuai
Kesepakatan Bersama
Nama Media suryamalang.tribunnews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://suryamalang.tribunnews.com/2021/12/01/umk-kota-blitar-
2022-naik-rp-34-ribu-dinas-ptsp-sebut-sudah-sesuai-kesepakatan-
bersama
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-01 17:17:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Upah Minimum Kota Blitar (UMK) 2022 telah ditetapkan Gubernur Jatim sebesar Rp
2.039.024,44. Besaran UMK Kota Blitar 2022 itu naik 0,98 persen atau sekitar Rp 34.318,69 dari
nilai UMK Kota Blitar 2021. Sedang nilai UMK Kota Blitar 2021 sebesar Rp 2.004.705,75.
UMK KOTA BLITAR 2022 NAIK RP 34 RIBU, DINAS PTSP SEBUT SUDAH SESUAI
KESEPAKATAN BERSAMA
Berita Blitar Hari Ini Reporter: Samsul Hadi Editor: Irwan Sy (ISY) SURYAMALANG.COM | BLITAR
- Upah Minimum Kota Blitar (UMK) 2022 telah ditetapkan Gubernur Jatim sebesar Rp
2.039.024,44.
Besaran UMK Kota Blitar 2022 itu naik 0,98 persen atau sekitar Rp 34.318,69 dari nilai UMK Kota
Blitar 2021. Sedang nilai UMK Kota Blitar 2021 sebesar Rp 2.004.705,75.
Kasi Perlindungan Tenaga Kerja dan Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja
dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Peni Setyorini mengatakan nilai UMK Kota
Blitar 2022 yang ditetapkan Gubernur sudah sesuai usulan Kota Blitar.
Kota Blitar mengusulkan besaran UMK 2022 naik 0,98 persen dari nilai UMK 2021.
Usulan besaran UMK Kota Blitar 2022 itu sudah sesuai kesepakatan bersama Dewan Pengupahan
yang terdiri atas Pemkot Blitar, serikat pekerja, dan pengusaha.
Penghitungan besaran UMK 2022 berdasarkan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,
UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan PP No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Sedang komponen rumus penghitungan besaran UMK 2022 juga berdasarkan survei kebutuhan
hidup layak dari Badan Pusat Statistik (BPS).
456

