Page 461 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 461

Judul               Buruh Tolak Penetapan UMK Jatim 2022 Gunakan Formulasi PP
                                    36/2021
                Nama Media          liputan6.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://surabaya.liputan6.com/read/4725568/buruh-tolak-penetapan-
                                    umk-jatim-2022-gunakan-formulasi-pp-362021
                Jurnalis            Dian Kurniawan
                Tanggal             2021-12-01 17:08:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Ketua DPW Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) sekaligus
              Jubir Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) Jatim Jazuli menyatakan, pihaknya menolak Penetapan
              Upah  Minimum  Kabupaten/Kota  (UMK)  di  Jawa  Timur  2022  yang  masih  menggunakan
              perhitungan formulasi PP 36/2021 tentang Pengupahan.


              BURUH TOLAK PENETAPAN UMK JATIM 2022 GUNAKAN FORMULASI PP 36/2021

              Surabaya - Ketua DPW Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
              sekaligus Jubir Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) Jatim Jazuli menyatakan, pihaknya menolak
              Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur 2022 yang masih menggunakan
              perhitungan formulasi PP 36/2021 tentang Pengupahan.

              Selain itu, lanjut Jazuli, pihaknya juga mengingatkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
              supaya tetap memberlakukan atau menetapkan Upah Minimum Sektoral (UMSK) di Jawa Timur
              2022.

              "Penetapan UMSK tersebut berpedoman pada rekomendasi bupati maupun wali kota dan hasil
              rapat Dewan Pengupahan Provinsi dari unsur serikat pekerja maupun serikat buruh," ujarnya,
              Rabu (1/12/2021).

              Jazuli melanjutkan, pihaknya sejatinya mengapresiasi Gubernur Khofifah yang telah memberikan
              kebijakan khusus untuk daerah Ring-1 keluar dari formulasi PP 36/2021 dan mengabaikan surat
              edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  yang  mewajibkan  penetapan  UMK  2022  menggunakan
              formulasi PP 36/2021.

              "Namun selain daerah Ring-1 penetapan UMK 2022 masih menggunakan formulasi PP 36/2021,
              sehingga  terdapat  lima  kabupaten  yang  tidak  mengalami  kenaikan  yaitu,  Malang  Rp
              3.068.275,36,  Jombang  Rp  2.654.095,88,  Probolinggo  Rp  2.553.265,95,  Jember  Rp
              2.355.662,91, Pacitan Rp 1.961.154,77," ucapnya.

                                                           460
   456   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466