Page 465 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 465

Judul               UMK Lumajang 2022 Naik Rp 18 Ribu, Begini Reaksi Buruh
                Nama Media          suryamalang.tribunnews.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://suryamalang.tribunnews.com/2021/12/01/umk-lumajang-2022-
                                    naik-rp-18-ribu-begini-reaksi-buruh
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-12-01 17:01:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Upah  minimum  Kabupaten  (UMK)  Lumajang  naik  menjadi  2.000.607,20.  Jika  dihitung-hitung
              nominal kenaikan UMK tahun depan tidak signifikan. UMK Lumajang tahun 2021, yakni sebesar
              Rp 1.982.295,1 menjadi 2.000.607,20.



              UMK LUMAJANG 2022 NAIK RP 18 RIBU, BEGINI REAKSI BURUH

              Berita Lumajang Hari Ini Reporter: Tony Hermawan Editor: Irwan Sy (ISY) SURYAMALANG.COM
              | LUMAJANG - Upah minimum Kabupaten (UMK) Lumajang naik menjadi 2.000.607,20.

              Jika dihitung-hitung nominal kenaikan UMK tahun depan tidak signifikan. UMK Lumajang tahun
              2021, yakni sebesar Rp 1.982.295,1 menjadi 2.000.607,20. Maka kenaikannya hanya sekitar
              18.312,10 atau 1,09 persen.

              Ketua  Konfederensi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  Lumajang,  Sri  Sumarliani,
              mengakui kenaikan UMK sebesar 18 ribu menurutnya itu terlalu minim. Sebab setahun ini para
              kaum buruh mengikhlaskan UMK tidak berubah karena corona.

              "Ya jujur sangat miris. Tahun ini kami sudah ngalah stagnan gak naik, sekarang cuma naik 18
              ribu," katanya.

              Ia mengusulkan di tengah kenaikan UMK yang rendah, Dinas Ketenagakerjaan Lumajang lebih
              tegas menginstruksikan semua perusahaan agar menyusun standar skala upah untuk digunakan
              menggaji para pekerja atau buruh dengan masa kerja di atas 1 tahun.

              Besaran upah tidak bergantung pada upah minimum provinsi atau pun kabupaten.

              "Yang bisa kami perjuangkan ya itu, karena masih sedikit sepertinya perusahaan yang sudah
              menyusun skala upah," ujarnya.

              Sementara itu, Kepala Dinas Ketenegakerjaan Lumajang, Abdul Majid, mengatakan kenaikan
              upah  ini  telah  sesuai  rumus  perhitungan  usulan  UMK  tahun  depan  mengacu  pada  Undang-

                                                           464
   460   461   462   463   464   465   466   467   468   469   470