Page 470 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 470

"Pemprov Jateng hari ini juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 561/0016770 tentang Struktur
              dan Skala Upah di Perusahaan Tahun 2022 ditujukan kepada bupati/wali kota dan pimpinan
              perusahaan se-Jateng untuk memberikan kepastian hukum bagi pekerja/buruh dengan masa
              kerja satu tahun atau lebih," kata Ganjar di Semarang, Rabu.

              Ganjar  menjelaskan  bahwa  dalam  SE  tersebut  terdapat  instruksi  agar  bupati/wali  kota
              memastikan perusahaan menyusun struktur dan skala upah dengan menugaskan dinas tenaga
              kerja melakukan pendampingan dan pemantauan.

              Kemudian,  pengusaha  diwajibkan  menyampaikan  hasil  penyusunan  struktur  dan  skala  upah
              kepada  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Provinsi  Jawa  Tengah  melalui  dinas  yang
              membidangi ketenagakerjaan kabupaten/kota paling lambat 31 Desember 2021 dalam bentuk
              surat pernyataan.

              "Pekerja yang baru masuk bekerja tentunya akan menerima upah yang besarannya berbeda
              dengan pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun, hal ini untuk memberikan rasa keadilan
              bagi pekerja sekaligus penghargaan atas pengabdian dari para pekerja kepada perusahannya,"
              tegas Ganjar.

              Gubernur Ganjar Pranowo juga telah menandatangani Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor
              561/39  tentang  Upah  Minimum  pada  35  (tiga  puluh  lima)  Kabupaten/Kota  di  Provinsi  Jawa
              Tengah Tahun 2022.

              Penetapan UMK tahun 2022 mendasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021
              tentang Pengupahan dimana formula perhitungan dan datanya sudah baku.

              UMK mendasari perhitungan formula dari PP 36/2021 pasal 26 dan angka dari BPS sesuai surat
              Menteri  Ketenagakerjaan  Republik  Indonesia  kepada  para  gubernur  se-Indonesia  No.  B-
              M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian
              dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.
              Ganjar menekankan bahwa upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan
              masa kerja kurang satu tahun, sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun
              atau lebih melalui penghitungan struktur dan skala upah dengan memperhatikan minimal inflasi
              sebesar  1,28  persen  dan  laju  pertumbuhan  ekonomi  sebesar  0,97  persen,  Sebagai  simulasi
              penerapan struktur dan skala upah di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja di atas
              satu tahun minimal penambahan upahnya Rp63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar
              Rp40.946,29.

              "Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam
              SK agar menjadi perhatian semuanya," ujarnya.

              Ganjar menyebutkan untuk perusahaan-perusahaan yang tidak terdampak pandemi COVID-19
              tentunya kenaikannnya diatas angka tersebut.
              "Beberapa perusahaan besar telah menyatakan kesanggupan untuk memberikan kenaikan upah
              lebih dari 10 persen, bahkan 15 persen," katanya. (ANT) Video populer saat ini:.












                                                           469
   465   466   467   468   469   470   471   472   473   474   475