Page 499 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 499

"Kasihan  mereka  ini,  mereka  punya  kredit  itu  refinancing,  terus  bunga  saja  yang  dibayar,
              sebagian pokok tidak bisa dibayar," katanya.
              hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

              Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan Upah
              Minimum Provinsi atau UMP 2022 rata-rata 1,09 persen di 2022.

              Kenaikan upah tersebut dinilai akan membuat buruh semakin terjepit, sebab tahun depan juga
              ada kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 1 persen menjadi 11 persen.
              "Bisa dikatakan tidak ada kenaikan upah (UMP) sama sekali. Buruh makin terjepit posisinya,"
              kata  Direktur  Center  of  Economic  and  Law  Studies  (Celios)  Bhima  Yudhistira  kepada
              merdeka.com, Jakarta, Senin (29/11).

              Bhima  mengatakan,  kenaikan  upah  minimum  terlalu  rendah  karena  tidak  sebanding  dengan
              proyeksi naiknya inflasi maupun pertumbuhan ekonomi. Dengan kondisi naiknya harga barang
              khususnya komoditas energi dan barang impor tidak menutup kemungkinan inflasi tembus diatas
              4 persen di 2022.

              "Habislah tergerus inflasi pendapatan buruh yang rentan miskin," katanya.

              Pemerintah berencana menerapkan kenaikan PPN sebesar 1 persen menjadi 11 persen pada
              April 2022. Tarif PPN tersebut akan berlaku secara umum, artinya pekerja juga kena dampak.















































                                                           498
   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503   504