Page 533 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 533

Dia menuturkan, di era pandemi, buruh mendapatkan biaya tambahan seperti masker, hand
              sanitizer, sabun, vitamin dan Biaya Pendidikan Sistem Dalam Jaringan (Daring). Ia menghitung,
              tambahan tersebut kurang lebih Rp 300 ribu.

              " Mosok naik cuma Rp 10 ribu nggo tuku rokok ra cukup nda (Masak Rp 10 ribu, buat beli rokok
              tidak cukup," tuturnya.

              Gubenur Jateng, Ganjar Pranowo telah merilis Besaran upah Minum Provinsi (UMP) Jawa Tengah
              Tahun  2022  naik  0,78  persen  dari  tahun  sebelumnya.  Pengumuman  UMP  termaktub  dalam
              Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/37 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Jawa
              Tengah Tahun 2022.

              Dengan terbitnya SK tertanggal 20 November 2021 ini maka UMP tahun 2022 hanya naik 0,78
              % atau sebesar Rp1.812.935. Selain itu, Pemprov juga merilis besaran upah minimum untuk 35
              kabupaten dan kota di provinsinya.

              Upah  minimum  Kabupaten  Karanganyar  yang  disahkan  yaitu  sebesar  Rp  2.064.313,99.
              Sedangkan,  Upah  Minimum  Kabupaten  Karanganyar  tahun  2021  sejumlah  Rp  2.045.040,00.
              Daftar Lengkap Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 beberapa hari ke depan atau tepatnya
              pada Desember 2021 ini akan ditentukan nominalnya.

              Para buruh tentu bertanya-tanya, berapa UMK 2022 yang akan menentukan pendapatan mereka
              selama setahun ke depan. Di semua daerah Solo Raya, serikat pekerja telah mendapat kisaran
              angka yang sepertinya akan menjadi UMK 2022.

              Berikut rangkuman prediksi UMK 2022 di 7 Kota dan Kabupaten Solo Raya :

              1. Kota Solo Upah Minimum Kota (UMK) Tahun 2021 sebesar Rp 2.013.810. Diyakini, UMK tahun
              ini akan naik tak jauh dari angka 1 persen. Itu artinya, UMK Kota Solo 2022 diprediksi akan naik
              sekitar Rp 20 Ribu, atau di kisaran angka Rp 2.033.000.

              2. Kabupaten Sukoharjo Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukoharjo M
              Yunus Ariyanto mengatakan, Formula yang digunakan dalam penghitungan UMK tahun depan
              sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

              "Berdasarkan  formula  PP  Nomor  36  Tahun  2021,  usulan  UMK  Sukoharjo  2022  menjadi  Rp
              1.998.154," ujarnya.

              Sementara  itu,  UMK  Sukoharjo  2021  Rp  1.986.450.  Artinya,  kenaikan  UMK  di  Kabupaten
              Sukoharjo tahun depan diperkirakan hanya Rp 11.704 atau naik 0,58 persen.

              3. Kabupaten Boyolali Informasi yang diterima TribunSolo.com, jika pembahasan UMK Boyolali
              2022  sudah  selesai.  Bahkan,  usulan  UMK  Boyolali  2022  telah  ditandatangani  oleh  dewan
              pengupahan.

              Perhitungan penyesuaian Upah minimum menurut PP 36 tahun 2021 tentang pengupahan dan
              surat  Menteri  Ketenagakerjaan,  besaran  UMK  tahun  2022  yang  diusulkan  sebesar  Rp
              2.010.299,30. Nominal itu hanya naik Rp 10.299 saja.

              4. Kabupaten Klaten Ketua Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau SPSI Klaten, Sukadi,
              mengaku pesimistis angka UMK Klaten 2022 bisa naik banyak dari tahun lalu.
              Sukadi mengatakan, dalam rapat bersama Dewan Pengupahan Kabupaten Klaten, ditetapkan
              UMK 2022 yaitu sebesar Rp 2.015.623.




                                                           532
   528   529   530   531   532   533   534   535   536   537   538