Page 593 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 593

Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/803/KPTS/013/2021 tentang Upah Minimum
              Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2022 itu diharapkan mampu diterapkan secara seksama
              seluruh stakeholder.

              “Keputusan kenaikan UMK di Jawa Timur Tahun 2022 ini diambil dengan memperhatikan rasa
              keadilan,  mempertimbangkan  kondisi  perekonomian,  serta  menjamin  kondisi  sektor  industri
              serta  ketenagakerjaan  yang  kondusif  di  Jawa  Timur.  Saya  berharap  seluruh  stakeholder
              memperhatikan serta menerapkan ketentuan tersebut dengan seksama,” ujar Gubernur Khofifah
              di Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/12).

              Menurutnya, penetapan upah minimum ini merupakan suatu standar minimum yang ditetapkan
              oleh pemerintah dan berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1 tahun pada
              perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja di atas 1
              tahun, maka pengupahan yang berlaku dengan menggunakan struktur dan skala upah dan tidak
              boleh ada pengurangan upah yang sudah berjalan.

              Agar ketetapan upah minimum diterapkan secara seksama, Gubernur Khofifah mengingatkan
              perusahaan-perusahaan untuk memperhatikan gaji karyawan dengan masa kerja di atas satu
              tahun.

              Disampaikan Gubernur Khofifah, perhitungan upah minimum tahun 2022 menggunakan formula
              sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. Perhitungan ini, lanjutnya, menggunakan
              data-data  statistik  yang  dirilis  Badan  Pusat  Statistik  (BPS)  sebagai  dasar  perhitungan
              penyesuaian UMK tahun 2022. Namun, khusus lima kabupaten/kota yang masuk ring satu yaitu
              Kota  Surabaya,  Kabupaten  Gresik,  Mojokerto,  Sidoarjo  dan  Pasuruan  upah  minimumnya
              diusulkan oleh bupati/ walikota dengan pertimbangan merupakan daerah padat industri.

              “Beberapa data yang menjadi dasar perhitungan yaitu Rata-rata Pengeluaran per Kapita Sebulan
              Menurut Kab./Kota Tahun 2021, Rata-rata Banyaknya Anggota Rumah Tangga (ART) Menurut
              Kab./Kota Tahun 2021, dan Rata-rata Banyaknya Anggota Rumah Tangga (ART) Berumur 15
              Tahun ke Atas yang Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan per Rumah Tangga Menurut Kab./Kota
              Tahun 2021,” urainya.

              “Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi (PDRB Triwulan IV Tahun 2020 + Kuartal I,II,III Tahun
              2021) terhadap (PDRB Triwulan I Tahun 2019 + Kuartal I, II, III Tahun 2020) yang menurut
              Provinsi sebesar 1,70 persen. Serta, Inflasi September 2020 – September 2021 yang menurut
              data Provinsi mencapai 1,92 persen,” tambahnya.

              Adapun pada penetapan UMK Tahun 2022, sebanyak lima kabupaten/kota yaitu Kota Surabaya,
              Kab. Gresik, Kab. Sidoarjo, Kab. Pasuruan dan Kab. Mojokerto mengalami kenaikan UMK Tahun
              2022 senilai 1,74 – 1,75 persen atau Rp. 75.000,00. Sedangkan 33 Kab./Kota lainnya, penetapan
              UMK Tahun 2022 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021.

              Berikut nilai UMK Tahun 2022 untuk 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur sesuai Keputusan
              Gubernur  Jawa  Timur  Nomor  188/803/KPTS/013/2021  :  KOTA  SURABAYA  Rp.  4.375.479,19,
              KABUPATEN GRESIK Rp. 4.372.030,51, KABUPATEN SIDOARJO Rp.4.368.581,85, KABUPATEN
              PASURUAN  Rp.  4.365.133,19,  KABUPATEN  MOJOKERTO  Rp.  4.354.787,17,  KABUPATEN
              MALANG  Rp.  3.068.275,36,  KOTA  MALANG  Rp.  2.994.143,98,  KOTA  PASURUAN  Rp.
              2.838.837,64, KOTA BATU Rp. 2.830.367,09, KABUPATEN JOMBANG Rp. 2.654.095,88.

              KABUPATEN  PROBOLINGGO  Rp.  2.553.265,95,  KABUPATEN  TUBAN  Rp.  2.539.224,88,  KOTA
              MOJOKERTO  Rp.  2.510.452,36,  KABUPATEN  LAMONGAN  Rp.  2.501.977,27,  KOTA
              PROBOLINGGO  Rp.  2.376.240,63,  KABUPATEN  JEMBER  Rp.  2.355.662,91,  KABUPATEN
              BANYUWANGI Rp. 2.328.899,12, KOTA KEDIRI Rp. 2.118.116,63.


                                                           592
   588   589   590   591   592   593   594   595   596   597   598