Page 637 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 637

Agar ketetapan upah minimum diterapkan secara seksama, Khofifah mengingatkan perusahaan-
              perusahaan untuk memperhatikan gaji karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun.
              Disampaikan Khofifah, perhitungan upah minimum 2022 menggunakan formula sesuai Peraturan
              Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. Perhitungan ini, lanjutnya, menggunakan data-data statistik
              yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar perhitungan penyesuaian UMK 2022.

              Namun,  khusus  lima  kabupaten/kota  yang  masuk  ring  satu  yaitu  Kota Surabaya,  Kabupaten
              Gresik, Mojokerto, Sidoarjo dan Pasuruan upah minimumnya diusulkan oleh bupati/ wali kota
              dengan pertimbangan merupakan daerah padat industri.

              “Beberapa data yang menjadi dasar perhitungan yaitu rata-rata pengeluaran per kapita sebulan
              menurut kabupaten/kota tahun 2021, rata-rata banyaknya anggota rumah tangga (ART) dan
              rata-rata  banyaknya  anggota  rumah  tangga  (ART)  berumur  15  tahun  ke  atas  yang  bekerja
              sebagai buruh/karyawan per rumah tangga,” urainya.

              Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi (PDRB Triwulan IV Tahun 2020 + Kuartal I,II,III Tahun
              2021) terhadap (PDRB Triwulan I Tahun 2019 + Kuartal I, II, III Tahun 2020) yang menurut
              Provinsi sebesar 1,70 persen. Serta, Inflasi September 2020 – September 2021 yang menurut
              data Provinsi mencapai 1,92 persen.

              Adapun  pada  penetapan  UMK  2022,  sebanyak  lima  kabupaten/kota  yaitu  Kota  Surabaya,
              Kabupaten  Gresik,  Kabupaten  Sidoarjo,  Kabupaten  Pasuruan  dan  Kabupaten  Mojokerto
              mengalami kenaikan UMK 2022 senilai 1,74 – 1,75 persen atau Rp 75 ribu.

              Sedangkan  33  kabupaten/kota  lainnya,  penetapan  UMK  2022  sesuai  dengan  Peraturan
              Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021.

              Berikut nilai UMK Tahun 2022 untuk 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur sesuai Keputusan
              Gubernur Jawa Timur Nomor 188/803/KPTS/013/2021 :

              KOTA  SURABAYA  Rp.  4.375.479,19,  KABUPATEN  GRESIK  Rp.  4.372.030,51,  KABUPATEN
              SIDOARJO  Rp.4.368.581,85,  KABUPATEN  PASURUAN  Rp.  4.365.133,19,  KABUPATEN
              MOJOKERTO  Rp.  4.354.787,17,  KABUPATEN  MALANG  Rp.  3.068.275,36,  KOTA  MALANG  Rp.
              2.994.143,98, KOTA PASURUAN Rp. 2.838.837,64, KOTA BATU Rp. 2.830.367,09, KABUPATEN
              JOMBANG Rp. 2.654.095,88.

              KABUPATEN  PROBOLINGGO  Rp.  2.553.265,95,  KABUPATEN  TUBAN  Rp.  2.539.224,88,  KOTA
              MOJOKERTO  Rp.  2.510.452,36,  KABUPATEN  LAMONGAN  Rp.  2.501.977,27,  KOTA
              PROBOLINGGO  Rp.  2.376.240,63,  KABUPATEN  JEMBER  Rp.  2.355.662,91,  KABUPATEN
              BANYUWANGI Rp. 2.328.899,12, KOTA KEDIRI Rp. 2.118.116,63.

              KABUPATEN  BOJONEGORO  Rp.  2.079.568,07,  KABUPATEN  KEDIRI  Rp.  2.043.422,93,  KOTA
              BLITAR Rp. 2.039.024,44.

              KABUPATEN  TULUNGAGUNG  Rp.  2.029.358,67,  KABUPATEN  BLITAR  Rp.  2.015.071,18,
              KABUPATEN  LUMAJANG  Rp.  2.000.607,20,  KOTA  MADIUN  Rp.  1.991.105,79,  KABUPATEN
              SUMENEP Rp.1978.927,22, KABUPATEN NGANJUK Rp.1.970.006,41.

              KABUPATEN  NGAWI  Rp.  1.962.585,99,  KABUPATEN  PACITAN  Rp.1.961.154,77,  KABUPATEN
              BONDOWOSO Rp1.958.640,12, KABUPATEN MADIUN Rp1.958.410,31, KABUPATEN MAGETAN
              Rp1.957.329,43,  KABUPATEN  BANGKALAN  Rp1.956.773,48,  KABUPATEN  PONOROGO
              Rp.1.954.281,32,  KABUPATEN  TRENGGALEK  Rp1.944.932,74,  KABUPATEN  SITUBONDO
              Rp1.942.750,77,    KABUPATEN      PAMEKASAN      Rp1.939.686,39,    KABUPATEN      SAMPANG
              Rp1.922.122,97.

                                                           636
   632   633   634   635   636   637   638   639   640   641   642