Page 745 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 745
Judul Buruh di Jatim Tidak Puas dengan Penetapan UMK 2022
Nama Media detik.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://news.detik.com/berita-jawa-timur/5835242/buruh-di-jatim-
tidak-puas-dengan-penetapan-umk-2022
Jurnalis Esti Widiyana
Tanggal 2021-12-01 11:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Nuruddin Hidayat (Wakil Ketua DPW Federasi Serikat Pekerka Metal Indonesia) Iya, ada
ketidakpuasan (dengan keputusan UMK 2022)
negative - Jazuli (Ketua DPW FSPMI Jawa Timur) Tentu kami sangat menyayangkan penetapan
UMK di Jawa Timur tahun 2022 masih terdapat Kabupaten/Kota yang mengacu kepada PP No.
36/2021, meski Mahkamah Konstitusi menangguhkan pemberlakuan PP 36/2021 tersebut.
Sejatinya penetapan UMK tahun 2022 yang masih menggunakan formulasi PP 36/2021 tidak
memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan buruh. Kenaikan upah tersebut tidak dapat
meningkatkan daya beli buruh, malah sebaliknya daya beli buruh tergerus inflasi
negative - Jazuli (Ketua DPW FSPMI Jawa Timur) Penetapan UMSK tersebut berpedoman pada
rekomendasi bupati/wali kota dan hasil rapat dewan pengupahan propinsi dari unsur serikat
pekerja/serikat buruh
Ringkasan
Besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) Jatim tahun 2022 telah ditetapkan. Namun,
serikat pekerja atau buruh masih merasa tidak puas. Hal tersebut lantaran kenaikan UMK di
wilayah kawasan industri hanya mendapat kenaikan sedikit. Seperti di Tuban, naik Rp 6.990,11.
BURUH DI JATIM TIDAK PUAS DENGAN PENETAPAN UMK 2022
Besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) Jatim tahun 2022 telah ditetapkan. Namun,
serikat pekerja atau buruh masih merasa tidak puas.
Hal tersebut lantaran kenaikan UMK di wilayah kawasan industri hanya mendapat kenaikan
sedikit. Seperti di Tuban, naik Rp 6.990,11.
744

