Page 750 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 750

Riza  mengaku  optimistis  Menaker  akan  mempelajari  dan  merespon  dengan  baik  surat  yang
              sudah dikirim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal peninjauan kembali formula penetapan
              UMP 2022.

              "Kita (sudah mengirimkan) surat agar ada revisi dan perbaikan (formula penetapan UMP). Kami
              masih  menunggu,  kami  yakin  pemerintah  pusat,  kemenaker  akan  mempelajari  dan  respons
              dengan baik," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/12/2021).

              Riza mengatakan untuk mengubah formula penetapan UMP, maka perlu mengubah regulasinya,
              yakni Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Pasalnya, tutur dia,
              kenaikan UMP 2022 sangat kecil dan tidak adil dengan formula yang diatur dalam PP 36 Tahun
              2021.

              "Jadi kalau ingin perbaiki (UMP 2022), regulasi harus diperbaiki," tandas dia.

              Riza mengaku sebenarnya buruh dan pengusaha tidak masalah jika UMP 2022 diperbaiki atau
              direvisi. Bahkan, dia mengklaim buruh dan pengusaha tidak menjadi masalah jika kenaikan UMP
              2021 naik di angka 5%.

              "Para  buruh  memahami  dan  mengerti.  Kami  ingin  buruh  lebih  baik,  lebih  sejahtera,  juga
              pengusaha, dan masyarakat Jakarta namun semuanya harus sesuai aturan dan ketentuan yang
              ada," ungkap Riza.

              Lebih lanjut, Riza juga merespons soal penilaian bahwa surat Gubernur Anies untuk mengubah
              PP 36 Tahun 2021, salah alamat karena Menaker tidak mempunyai wewenang untuk mengubah
              PP. Menurut Riza, pihaknya mengirimkan surat ke Menaker karena kementerian yang dipimpin
              oleh Ida Fauziyah merupakan kementerian yang mengurus buruh atau pekerja.

              "Ya kan kita pempus ada aturannya ya. Karena ini masalah buruh, sektor tenaga kerja, termasuk
              buruh ada di kementerian (ketenagakerjaan), makanya kami bersurat ke situ," pungkas Riza.

              Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id).




































                                                           749
   745   746   747   748   749   750   751   752   753   754   755