Page 758 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 758
Judul Fakta-fakta UMP DKI Jakarta 2022: Anies Akui Kecil, Buruh Minta Naik
30 Persen
Nama Media kumparan.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/fakta-fakta-ump-dki-jakarta-
2022-anies-akui-kecil-buruh-minta-naik-30-persen-1x1X0a5sT6M
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-01 11:27:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) Tahun lalu itu (UMP DKI Jakarta) kenaikan 3,2
persen, tahun-tahun sebelumnya di Jakarta (naik) 8,2 persen, 8,7 persen, 8,0 persen, 8,5 persen
negative - Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) Rp 37 ribu ini kalah dengan kenaikan minyak
goreng. Untuk toilet saja tidak cukup
negative - Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) Kami minta rezim Anies Baswedan menaikkan
upah 20 sampai 30 persen. Kami meminta buruh-buruh terus melakukan perjuangan baik di
pabrik-pabrik, provinsi, maupun tingkat nasional
Ringkasan
Massa buruh menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan upah minimum provinsi ( UMP ) di
Balai Kota pada Senin (29/11) kemarin. Mereka meminta UMP DKI Jakarta bisa naik 30 persen.
Berikut kumparan merangkum fakta-faktanya. Upah minimum provinsi atau UMP DKI Jakarta
untuk tahun 2022 diketahui sebesar Rp 4.453.945. Angka tersebut hanya naik 0,85 persen atau
setara dengan Rp 37.749 dibanding tahun sebelumnya. Di hadapan para buruh, Gubernur DKI
Jakarta Anies Baswedan mengakui kenaikan UMP DKI Jakarta sebesar 0,85 persen adalah angka
yang terlalu kecil jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
FAKTA-FAKTA UMP DKI JAKARTA 2022: ANIES AKUI KECIL, BURUH MINTA NAIK 30
PERSEN
Massa buruh menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan upah minimum provinsi ( UMP ) di
Balai Kota pada Senin (29/11) kemarin. Mereka meminta UMP DKI Jakarta bisa naik 30 persen.
Berikut kumparan merangkum fakta-faktanya.
757

