Page 764 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 764

Judul               Deru Terima Aspirasi Buruh di Sumsel
                Nama Media          Tribun Sumsel
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg1&7
                Jurnalis            cr19
                Tanggal             2021-12-01 11:10:00
                Ukuran              169x281mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 70.980.000

                News Value          Rp 709.800.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Seribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumsel di Jl Kapten A Rivai,
              Selasa (30/11), menuntut Gubernur Herman Deru untuk tidak mengesahkan Upah Minimum Kota
              (UMK) Palembang, sekaligus minta kenaikan upah sekitar 7-10 persen. Meski di bawah terik sinar
              matahari  yang  menyengat,  tak  menyurutkan  niat  Herman  Deru  untuk  menerima  langsung
              aspirasi dari para buruh. "Jadi yang disampaikan tadi ada beberapa persoalan terkait dengan
              daerah kita di dalam Peraturan Pemerintah (PP) termasuk yang sudah menetapkan UMP untuk
              di Provinsi dan Kabupaten/Kota," tegas Herman Deru sesaat usai menerima masukan dari para
              buruh.



              DERU TERIMA ASPIRASI BURUH DI SUMSEL

              Seribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumsel di Jl Kapten A Rivai,
              Selasa (30/11), menuntut Gubernur Herman Deru untuk tidak mengesahkan Upah Minimum Kota
              (UMK) Palembang, sekaligus minta kenaikan upah sekitar 7-10 persen.

              Meski di bawah terik sinar matahari yang menyengat, tak menyurutkan niat Herman Deru untuk
              menerima  langsung  aspirasi  dari  para  buruh.  "Jadi  yang  disampaikan  tadi  ada  beberapa
              persoalan terkait dengan daerah kita di dalam Peraturan Pemerintah (PP) termasuk yang sudah
              menetapkan  UMP  untuk  di  Provinsi  dan  Kabupaten/Kota,"  tegas  Herman  Deru  sesaat  usai
              menerima masukan dari para buruh.
              Menurutnya untuk Kabupaten/Kota belum karena memang belum ada usulan disebabkan masih
              menunggu petunjuk khusus setelah keputusan MK ini, artinya kebijakan yang bersifat strategis
              agar ditunda dulu.

              'Tentu  kami  diskusi  secara  khusus  dulu  atas  pengajuan  dari  buruh  ini,  baik  diskusi  kepada
              Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kemendagri RI. Jadi selama
              ini belum ditetapkan di Kabupaten/kota saya pikir masih memakai aturan yang diberlakukan
              kemarin," terangnya.




                                                           763
   759   760   761   762   763   764   765   766   767   768   769