Page 845 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 845
Dirjen PHI Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri menegaskan bahwa untuk mencapai
lingkungan kerja yang aman, sangat penting memastikan bahwa tempat kerja tersebut bebas
dari segala bentuk diskriminasi, termasuk pelecehan dan kekerasan di tempat kerja.
"Ingat, dengan semangat Dirgahayu Korpri ke-50, kita benar-benar harus kerja secara produktif
untuk mendukung pencapaian Indonesia yang tangguh dan semakin tumbuh," kata Indah
Anggoro Putri.
Sebagai Anggota Korpri, Ia berharap dapat meningkatkan kontribusi, partisipasi, dan inovasi
untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia menuju Indonesia tanggung dan tumbuh.
"Hal tersebut dapat kita capai melalui peningkatan kinerja ASN di setiap bidang pelayanan publik
dengan semangat profesionalitas, penguatan solidaritas, dan integritas," katanya.
Dirjen PHI Jamsos Kemnaker mengatakan bahwa pelecehan dapat didasarkan atas faktor-faktor
seperti diskriminasi ras, gender, budaya, usia, orientasi seksual, dan preferensi agama.
Secara umum, ada tiga bentuk pelecehan seksual, yaitu; 1. Pelecehan fisik, yaitu ciuman atau
sentuhan); 2. Pelecehan verbal, yaitu komentar, lelucon bersifat ofensif, hinaan personal,
ungkapan menghina; 3. Pelecehan non-verbal atau visual, yaitu mendelik, mengerling, bersiul
maupun perilaku mengancam.
"Kiranya kita perlu mengetahui faktor-faktor pelecehan seksual tersebut dan seharusnya kita
dapat terus mencegah," katanya yang dikutip dari Kemnaker, Rabu, 1 Desember 2021.
Menurutnya, jika hal itu tidak dilakukan, bukan tidak mungkin akan terjadi kekerasan di tempat
kerja dan membuat disharmoni, khususnya di lingkungan Kemnaker.
Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, pemerintah terus melakukan review, kajian, penguatan,
dan mengeluarkan kebijakan maupun program baru dalam penanganan kekerasan dan
mencegah pelecehan di tempat kerja.
Misalnya, melakukan review terhadap SE Menakertrans SE.03/MEN/IV/2011 tentang Pedoman
Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja dan Pedoman tentang Pencegahan Pelecehan
Seksual di Tempat Kerja.
Beberapa butir yang dimaksud dalam Surat Edaran SE.03/MEN/IV/2011 yang patut diperhatikan,
yaitu; 1. Memperbaharui panduan Equal Employment Opportunity (EEO); 2. Mendorong setiap
perusahaan atau satker untuk berkomitmen terhadap pencegahan pelecehan dan kekerasan di
tempat kerja, termasuk memasukkan ketentuan mengenai pencegahan kekerasan dan
pelecehan sebagai salah satu ketentuan yang diatur dalam Peraturan Perusahaan dan Perjanjian
Kerja Bersama (PP/PKB).***.
844

