Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 31

Title         SIAP-SIAP! RIBUAN BURUH BAKAL KEPUNG KEMNAKER, INI TUNTUTANNYA
                Media Name    detik.com
                Pub. Date     31 Oktober 2019
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4766338/siap-siap-ribu an-buruh-bakal-
                Page/URL
                              kepung-kemnaker-ini-tuntutannya
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative







               Jakarta - Ribuan buruh dari beberapa daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat
               Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian
               Ketenagakerjaan (Kemnaker) hari ini, Kamis (31/10/2019). Demikian disampaikan
               Presiden KSPI Said Iqbal melalui siaran pers yang dikutip detikcom, Rabu (30/10/2019).

               "Ribuan buruh dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang tergabung dalam Konfederasi
               Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian
               Ketenagakerjaan," katanya.

               Dalam unjuk rasa ini, buruh menuntut agar Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun
               2015 tentang Pengupahan segera direvisi. Untuk itu, buruh menolak upah minimum
               provinsi (UMP) yang naik 8,51%. Buruh meminta agar Menteri Ketenagakerjaan Ida
               Fauziyah yang baru seminggu dilantik segera mengabulkan tuntutan buruh.

               "Selama ini Pemerintah mendorong adanya dialog sosial. Tetapi giliran menetapkan
               kenaikan upah minimum dilakukan secara sepihak. Ini menunjukkan sikap anti
               demokrasi," kata Said Iqbal.

               Selain mengenai upah, aksi buruh hari ini juga untuk menolak Peraturan Presiden
               (Perpres) No. 75 tahun 2019 terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Dalam perpres
               tersebut, iuran BPJS kesehatan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42 ribu, kelas II
               dari Rp 51 ribu menjadi Rp 110 ribu, dan kelas I dari Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu.

               KSPI menilai, kenaikan iuran BPJS Kesehatan sangat merugikan rakyat. Apalagi
               kenaikan tersebut dilakukan di tengah perekonomian yang sedang sulit.

               "Pemerintah harus sadar, iuran BPJS akan ditanggung satu keluarga. Jika dalam satu
               keluarga terdiri dari 5 orang, maka untuk Kelas III harus membayar Rp 210 ribu/bulan.
               Bayangkan masyarakat di Kebumen dan Sragen yang UMK nya hanya Rp 1,6 juta.
               Mereka harus mengeluarkan 10% lebih untuk membayar BPJS. Itu akan mencekik
               rakyat kecil," tegas Iqbal.

               (hns/hns) buruh demo buruh unjuk rasa buruh kspi kementerian ketenagakerjaan
               kemnaker.








                                                       Page 30 of 170.
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36