Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 160
Menaker Hanif mengatakan pertemuan para menteri tenaga kerja ini akan
menghasilkan Deklarasi Menteri Tenaga Kerja G20 yang meliputi upaya untuk
mendorong pembentukan masa depan pekerjaan yang berpusat pada manusia
(Shaping a Human-Centered Future of Work).
Pada kesempatan itu, Menaker akan berbagi dengan anggota G20 terkait program
dan kebijakan pemerintah dalam menghadapi perubahan demografi khususnya
bonusnya demografi yang akan segera dialami Indonesia.
Menaker akan memberikan presentasi pada sesi tematik 2 terkait pekerjaan bagi
kaum muda atau youth employment.
"Pertemuan para menteri tenaga kerja G20 ini akan membahas solusi atas
problematika ketenagakerjaan yang terjadi di negara masing-masing. Jadi, ada
saling berbagi informasi antarnegara dan dapat berdampak kepada pertumbuhan
ekonomi dunia," katanya.
Membangun ketenagakerjaan
Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan,
dalam G20 LEMM ini isu tematik lainnya yang dibahas antara lain employment of
older workers and longer working life, new job opportunities in ageing societies for
the future of long-term care work, gender equality, dan new forms of work.
"Hasil pertemuan para menteri tenaga kerja anggota G20 diharapkan akan dapat
diimplementasikan dalam upaya membangun ketenagakerjaan di Indonesia," kata
Putri.
Untuk diketahui, anggota G20 terdiri dari Amerika Serikat, Argentina, Australia,
Brasil, Kanada, China, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko,
Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Uni Eropa.
Page 158 of 172.

