Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 156
Title DITAHAN MAJIKAN DI QATAR, TKI INDRAMAYU 13 TAHUN TIDAK BISA PULANG
Media Name kumparan.com
Pub. Date 30 Agustus 2019
https://kumparan.com/ciremaitoday/ditahan-majikan-di-qatar-tki-indrama yu-13-tahun-
Page/URL
tidak-bisa-pulang-1rldBYezhqv
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) asal
Kabupaten Indramayu dikabarkan sudah 13 tahun, tidak bisa pulang ke Indonesia
karena "tertahan" oleh majikannya. Selain itu, PMI asal Indramayu ini tidak diberi
gaji saat bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Doha, Qatar.
PRT tersebut bernama Ranti Ratnaningsih binti Kanita (29 tahun), warga Blok
Bangunarja, RT 011, RW 003, Desa Purwajaya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten
Indramayu, Jawa Barat.
Masni (43 tahun), ibu kandung Ranti saat menyampaikan aduan ke Serikat Buruh
Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, di Desa Krasak, Kecamatan
Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengatakan, anaknya tidak bisa
pulang ke tanah air karena tidak diperbolehkan pulang oleh majikannya di Qatar.
"Anak saya sudah 13 tahun lebih bekerja di Qatar tidak bisa pulang dan tidak di gaji
serta belum pernah telepon sama sekali," ucap Masni, pada Jumat (30/8).
Masni mengatakan, anaknya bekerja sebagai PMI ke Qatar, awalnya direkrut oleh
sponsor bernama Pendi, warga Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Kemudian pada 28
April 2006, Ranti Ratnaningsih diberangkatkan ke Qatar oleh PT. Irfan Jaya Saputra.
"Padahal pada saat itu, anak saya masih berumur 16 tahun dan baru lulus Sekolah
Page 154 of 172.

