Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 183

Menurut Hasfarizal, dari hasil pemeriksaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, para
               TKA tersebut tidak melengkapi dokumen tenaga kerja, salah satunya belum memiliki
               IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing).


               "Untuk itu sesuai dengan UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, mereka
               harus dikembalikan dan tidak boleh berada dilokasi PT BAI hingga memenuhi
               prosedur persyaratan sebagai TKA," kata Hasfarizal.


               Tak hanya di Bintan. Di Kalimantan Barat, seorang TKA China yang bekerja di PT
               BSM New Material di Kabupaten Ketapang dipulangkan ke negara asalnya, Jumat
               (27/3/2020).


               Kedatangan dia diprotes masyarakat karena khawatir penyebaran virus corona.
               Pemulangan warga negara China tersebut juga diintruksikan Gubernur Kalimantan
               Barat Sutarmidji

               "Warga China itu dipulangkan dengan diantar langsung oleh anggota melalui
               Bandara Rahadi Oesman Ketapang," ujar Kapolres Ketapang AKBP RD Handoyo,
               Sabtu (28/3/2020) malam.

               Sebelumnya di Kendari sempat dihebohkan dengan kedatangan 49 tenaga kerja
               asing (TKA) asal China di Bandara Haluoleo, Kendari, pada Minggu (15/3/2020).

               Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Merdisyam sempat keliru menyebut jika
               mereka pulang dari mengurus perpanjang visa di Jakarta.


               Namun ia kemudian meralat dan menyatakan bahwa mereka adalah TKA baru yang
               akan bekerja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.


               49 TKA berasal dari Provinsi Henan. Sebelum masuk ke Indonesia, mereka sempat
               transit di Bangkok, Thailand dan menjalani karantina selama 14 hari.


               Di Jambi, seorang WNA asal Korea Selatan diturunkan paksa di Terminal Tipe A Sri
               Bulan Sarolangun, Senin (30/3/2020).

               Saat itu ia naik bus jurusan Sumatera Barat-Jakarta.

               Alasan penurunan WNA Korea Selatan tak diketahui pasti. Namun ada dugaan
               penumpas bus heboh saat ada warga asing satu bus di tengah wabah corona.

               Kepala Terminal Tipe A Sri Bulan Sarolangun, Sulaiman mengatakan WNA tersebut
               tak bisa berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

               Hal tersebut membuat petugas kesulitan meminta keterangan.


               Petugas dinas kesehatan dan BPBD setempat datang dan memeriksa kondisi WNA
               itu.







                                                      Page 182 of 274.
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188