Page 202 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 202

"Kami harap para Kadisnaker segera mengumpulkan dan melaporkan data pekerja
               ter-PHK dan dirumahkan, baik pekerja formal dan informal serta UMKM terdampak
               Covid-19 untuk mendapatkan Kartu Prakerja," kata Menaker Ida dalam rilis yang
               diterima di Jakarta pada Rabu, 1 April 2020.


               Dalam rapat koordinasi tentang Kartu Prakerja melalui telekonferensi itu, Menaker
               meminta para kadisnaker untuk melaporkan data lengkap dan dapat segera
               dilakukan pada pekan ini agar proses pelatihan berbasis program itu bisa segera
               dimulai.

               Pengumpulan data dilakukan sesegera mungkin, kata Menaker Ida, agar semakin
               cepat pula Kartu Prakerja diluncurkan untuk karyawan korban PHK dan dirumahkan
               memperoleh akses layanan pelatihan secara daring.

               Para peserta yang didaftarkan juga harus memenuhi syarat yang ada, seperti
               berusia di atas 18 tahun dan terbukti menjadi korban PHK atau dirumahkan oleh
               perusahaan.

               "Jika tak memenuhi syarat akan langsung didiskualifikasi. Misalnya peserta di bawah
               18 tahun atau sedang sekolah atau peserta sudah memperoleh bantuan program
               PHK," kata Menaker.

               Kartu Prakerja mengalami perubahan skema untuk merespons dampak Covid-19
               kepada angkatan kerja Indonesia. Awalnya program tersebut ditujukan untuk
               pencari kerja mendapatkan layanan pelatihan vokasi baik skilling atau re-skilling.

               Tapi, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah akhirnya mengubah
               kebijakan dan menggunakan Kartu Prakerja untuk mewadahi para karyawan yang
               terkena PHK atau dirumahkan, para pekerja harian yang kehilangan penghasilan
               dan pengusaha mikro yang kehilangan omzet sebagai akibat COVID-19.


               Penerima program itu, kata Menaker Ida, akan dapat mengikuti pelatihan yang
               disyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan
               (SISNAKER) dengan pilihan jenis pelatihan dan lembaga pelatihan, baik Balai
               Latihan Kerja (BLK) pemerintah maupun LPK swasta.

               Pelatihan tersebut akan diselenggarakan secara online dan offline dan peserta
               program nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga yang
               diikutinya.




















                                                      Page 201 of 274.
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207