Page 198 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 198
Pengumpulan data dilakukan sesegera mungkin, kata Menaker Ida, agar semakin
cepat pula Kartu Prakerja diluncurkan untuk karyawan korban PHK dan dirumahkan
memperoleh akses layanan pelatihan secara daring. Para peserta yang didaftarkan
juga harus memenuhi syarat yang ada,seperti berusia di atas 18 tahun dan terbukti
menjadi korban PHK atau dirumahkan oleh perusahaan.
"Jika tak memenuhi syarat akan langsung didiskualifikasi. Misalnya peserta di bawah
18 tahun atau sedang sekolah atau peserta sudah memperoleh bantuan program
PHK," kata Menaker.
Kartu Prakerja mengalami perubahan skema untuk merespons dampak Covid-19
kepada angkatan kerja Indonesia. Awalnya program tersebut ditujukan untuk
pencari kerja mendapatkan layanan pelatihan vokasi baik skilling atau re-skilling.
Tapi, sesuai arahan Presiden Jokowi, pemerintah akhirnya mengubah kebijakan dan
menggunakan Kartu Prakerja untuk mewadahi para karyawan yang terkena PHK
atau dirumahkan, para pekerja harian yang kehilangan penghasilan dan pengusaha
mikro yang kehilangan omzet sebagai akibat Covid-19.
Menurut Menaker, penerima program itu akan dapat mengikuti pelatihan yang
disyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan
(SISNAKER) dengan pilihan jenis pelatihan dan lembaga pelatihan, baik Balai
Latihan Kerja (BLK) pemerintah maupun LPK swasta. Pelatihan tersebut akan
diselenggarakan secara online dan offline. Dan peserta program nantinya akan
mendapatkan sertifikat pelatihan dan lembaga yang diikutinya. (OL-3).
Page 197 of 274.

