Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 195

Title          DPR TETAP BAHAS RUU CIPTA KERJA
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      03 April 2020
               Page/URL       https://mediaindonesia.com/read/detail/300906-dpr-tetap-bahas-ruu-cipt a-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               DPR resmi melanjutkan pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja dan disahkan
               melalui rapat paripurna, kemarin. Pembahasan akan dilakukan melalui Badan
               Legislasi (Baleg).

               Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, mengatakan, melalui rapat konsultasi pengganti
               Bamus DPR pada 1 April, semua fraksi setuju agar pembahasan RUU Cipta Kerja
               akan dilanjutkan melalui mekanisme Baleg.


               "Adanya persetujuan terhadap surat, yaitu Surat Presiden /R06 tanggal 7 Februari
               2020 dan RUU tentang Cipta Kerja yang telah dibahas di Rapat Konsultasi Pengganti
               Bamus pada tanggal 1 April 2020. Hal-hal pembahasan yang telah disepakati untuk
               dilanjutkan ke tingkat Badan Legislasi," ujar Azis dalam rapat paripurna, kemarin.


               Wakil Ketua Baleg, Achmad Baidowi, mengatakan, setelah keputusan itu, Baleg
               merencanakan untuk memulai pembahasan RUU Cipta Kerja mulai pekan depan.
               "Rencana minggu depan bentuk panitia kerja (panja)," ujar Baidowi. Selanjutnya,
               akan dilakukan uji publik dengan meng undang pihak-pihak yang berkepentingan
               dengan RUU Cipta Kerja. Berbagai kalangan tetap akan dilibatkan dalam prosesnya
               meski wabah covid-19 masih melanda. "Termasuk kalangan buruh. Kami akan
               undang secara fisik atau virtual," ujar Baidowi.

               Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas
               Andalas, Charles Simabura, menilai pemerintah dan DPR seharusnya fokus pada
               penanganan covid-19 lebih dulu. Ia menilai dalam kondisi normal saja, pembahasan
               omnibus law cenderung menuai perdebatan.


               "Jika tetap dilanjutkan, pemerintahan dan DPR mau ambil kesempatan dalam
               kesempitan, yakni di tengah konsentrasi seluruh elemen bangsa dalam melawan
               korona mereka justru membahas UU yang dalam kondisi normal saja menuai
               perdebatan bagi publik," ujar Charles.

               RUU carry over  DPR juga mengesahkan aturan hukum terkait pelaksaan rapat
               secara virtual sehingga pelaksanaan rapat di tengah pandemik virus korona memiliki
               payung hukum yang jelas.

               "Baleg akan mengesahkan peraturan tentang tatib yang di dalamnya mengatur
               ketentuan mengenai kemungkinan rapat virtual dalam keadaan tertentu, yakni






                                                      Page 194 of 274.
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200