Page 192 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 192

Title          KADIN SEBUT PERUSAHAAN BAKAL KESULITAN BAYAR THR KARYAWAN
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      03 April 2020
                              https://republika.co.id/berita/q86nm7383/kadin-sebut-perusahaan-bakal- kesulitan-bayar-
               Page/URL
                              thr-karyawan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Penyebaran virus corona yang terjadi di hampir seluruh dunia, khususnya di Tanah
               Air menyebabkan bisnis beberapa sektor usaha terpukul. Meski begitu, pemerintah
               mengingatkan perusahaan terutama swasta agar tetap membayarkan hak karyawan
               berupa Tunjangan Hari Raya (THR).

               Menanggapi itu, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang
               Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani menyatakan, saat ini tidak mudah
               bagi perusahaan memenuhi kewajiban tersebut. Sebab bisnis tengah lesu.

               "Berat sekali (bagi perusahaan), makanya masing-masing perusahaan harus
               membuat kesepakatan bipartite dengan pekerjanya. Kesepakatan bipartite yaitu
               antara pemberi kerja dan penerima kerja," ujarnya kepada Republika pada Kamis,
               (2/4).


               Ia pun mengatakan, industri manufaktur Indonesia menurun tajam pada kuartal
               pertama 2020. Hal itu terlihat dari data Purchasing Managers Index (PMI)
               Manufaktur Indonesia IHS Markit yang menurun dari posisi 51,9 pada Februari ke
               level 45,3 pada Maret.


               Menurutnya, PMI Manufaktur Indonesia pada kuartal kedua bisa lebih anjlok lagi.

               "Wajar bila PMI Q2 (kuartal kedua) 2020 terjun bebas karena PMI akan selalu
               mengikuti tren atau proyeksi permintaan pasar di kuartal yg dilaporkan," jelasnya.

               Shinta menuturkan, pada kuartal kedua terdapat proyeksi penyebaran wabah
               corona yang lebih luas atau dalam hingga mencapai peak point.

               Maka pelaku usaha khususnya di sektor manufaktur memproyeksikan permintaan
               pasar terhadap produk manufaktur akan lebih rendah dibandingkan saat ini, karena
               permintaan nantinya sangat terkonsentrasi pada barang atau jasa kebutuhan
               primer.

               Dengan begitu, lanjutnya, sebagian besar industri manufaktur memproyeksikan
               adanya penurunan permintaan dan pendapatan secara drastis. Baik dari dalam
               maupun luar negeri.





                                                      Page 191 of 274.
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197