Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 35
Selain itu, pihak perusahaan atau industri juga bergantung pada pembeli yang
mayoritas berada di negeri yang menyatakan lockdown.
Normal Untungnya, hal itu tidak berimbas ke perusahaan sepatu milik Yusuf Sahroni
(31).
Yusuf tetap menjalankan usahanya secara normal. Dia pun tetap mempekerjakan
karyawan untuk memenuhi orderan yang tetap berdatangan.
"Kami harus terus menggenjot penjualan setiap hari sebelum makin memburuk,"
kata Yusuf, pemilik perusahaan sneakers bermerek LAF Project, lewat aplikasi
WhatsApp, Kamis (2/4).
Yusuf memiliki cara tersendiri agar produksi tetap berjalan. Dia tetap
mempekerjakan karyawannya dengan mematuhi imbauan pemerintah, social
distancing.
Yusuf mengisolasi karyawan, terutama bagian administrasi, di rumahnya.
Mereka yang masih indekos diberi fasilitas tempat menginap memadai di rumah
Yusuf di Gang Haji Ibrahim, Jalan Cibaduyut , Kota Bandung.
Lilo (43), Head B&D (Business & Development) Bamboo Studio, menyebut virus
korona berdampak kepada penjualan.
Menurutnya, ada penurunan yang signifikan, terutama offline, seperti dari sales,
konter di deptstore, dan pengunjung ke galeri.
Namun, katanya, dari segi produksi perusahaan masih tetap berjalan sesuai jadwal
dengan bahan baku yang sudah dipersiapkan sebelum wabah.
Bamboo Studio adalah perusahaan yang memproduksi kaus kaki, sepatu, dan lain-
lain, yang menggunakan bahan serat bambu.
Mereka memiliki galeri dan tempat produksi di Jalan Sanggar Kencana VI, Jalan
Soekarno-Hatta, Kota Bandung.
"Kalau lewat online, tetap seperti biasanya ada penjualan atau pengiriman sama
dengan biasanya," kata Lilo lewat WhatsApp, Kamis lalu.
Menurut Lilo, yang menjadi kendala adalah pasokan bahan baku yang diimpor dari
Cina.
"Saat ini dibatasi bahkan belum boleh masuk ke Indonesia," katanya.
Kendala lainnya, kata Lilo, toko-toko pelanggan banyak yang meminta mundur jatuh
Page 34 of 274.

