Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 49

Title          PEMERINTAH TELAH ANTISIPASI MARAKNYA PHK
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      05 April 2020
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/301326-pemerintah-telah-antisip asi-maraknya-
               Page/URL
                              phk
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               PEMERINTAH terus berusaha menekan dampak pandemi virus korona baru (covid-
               19), salah satunya dengan memberikan bantuan kepada pekerja yang dirumahkan
               atau yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menjelaskan pekerja yang terkena imbas PHK
               akan mendapatkan insentif dari pemerintah selama 4 bulan penuh melalui prog ram
               kartu prakerja. "Jadi, pekerja yang dirumahkan atau di-PHK kita berikan program
               prakerja," kata Ida Fauziah ketika dihubungi, kemarin.

               Ia mengatakan, dahulu program prakerja ini ditujukan untuk masyarakat pencari
               kerja. Namun, akibat pandei covid-19, kini para pekerja harian, buruh lepas, dan
               pegawai yang terkena PHK bisa merasakan manfaat program tersebut.

               Anggaran senilai Rp20 triliun ini nantinya akan digunakan untuk pelatihan dan
               insentif selama 4 bulan kepada sekitar 5,6 juta pekerja yang diPHk.

               "Total per orang akan mendapatkan Rp3.550.000, terdiri atas biaya pelatihan Rp1
               juta, insentif Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan biaya survei Rp50 ribu
               selama 3 kali. Jadi, totalnya Rp3.550.000," ungkap Ida.

               Di Jakarta, sedikitnya 16.065 pekerja dari 2.008 perusahaan yang di-PHK karena
               dampak pandemi Covid-19 ini. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi
               DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengungkapkan sebanyak 11.104 perusahaan dan
               88.835 buruh atau pekerja telah melaporkan terkena dampak covid-19.

               Dari data itu, rinciannya ialah 9.096 perusahan telah merumahkan 72.770
               pegawainya dengan tidak menerima upah. "Sebanyak 16.065 pekerja yang di-PHK
               itu berasaldari 2.008 perusahaan," kata Andri saat dikonfi rmasi, Jakarta, kemarin.

               Di Jawa Tengah, hingga Jumat (3/4), sebanyak 2.869 buruh telah mengalami PHK
               dan 454 buruh dirumahkan tanpa upah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
               mengatakan telah menyiapkan jaring pengaman ekonomi dan pendataan program
               prakerja untuk karyawan yang terkena PHK.

               "Pemprov Jateng telah menyiapkan Rp1,4 triliun untuk penanganan covid-19.
               Sekitar Rp1 triliunnya akan digunakan untuk jaring pengaman ekonomi," kata
               Ganjar, kemarin.




                                                       Page 48 of 274.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54