Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 JULI 2019
P. 43
Title SATGAS TPPO TANGKAP PELAKU PENGIRIMAN PMI ILEGAL
Media Name republika.co.id
Pub. Date 08 Juli 2019
https://nasional.republika.co.id/berita/pu9rye354/satgas-tppo-tangkap- pelaku-
Page/URL
pengiriman-pmi-ilegal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Tindak Pidana Umum
(Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan pengiriman pekerja migran
Indonesia (PMI) ilegal ke Arab Saudi. Pengungkapan berawal dari adanya kasus
dugaan penganiayaan terhadap PMI bernama Tasini, warga Jawa Barat.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Nico Afinta mengatakan, Satgas TPPO menerima
informasi dari Kementerian Ketenagakerjaan RI tentang adanya pemulangan PMI
bernama Tasini dari Arab Saudi ke Indonesia pada 3 Juli 2019. Diduga Tasini
menjadi korban penganiayaan saat bekerja di Arab Saudi.
"Menurut informasi bahwa PMI saat dipulangkan ke Indonesia dengan kondisi
terdapat luka diduga akibat penganiayaan saat bekerja di Arab Saudi. Saat ini
korban belum bisa diambil keterangan karena masih dalam kondisi sakit dan
memprihatinkan," kata Nico dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu
(7/7/2019).
Kemudian, Nico menjelaskan Tim Satgas TPPO melakukan penyelidikan guna
mencari keberadaan korban Tasini karena informasinya sudah dirawat di RSUD
Majalengka, Jawa Barat akibat mengalami luka di sekujur tubuhnya. "Korban Tasini
dipulangkan dari Arab pada Kamis 4 Juli 2019 tanpa melalui KBRI ke Indonesia
dengan kondisi luka-luka diduga akibat penganiayaan saat bekerja di Arab Saudi,"
ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Satgas TPPO menangkap dua orang yang diduga
menjadi penyalur Tasini sebagai PMI ilegal. Keduanya adalah HM dan F. Nico
menjelaskan, Tasini direkrut oleh tersangka berinisial HM di daerah Majalengka pada
Mei 2018 untuk dijadikan pembantu rumah tangga di Arab Saudi. Kemudian, Tasini
dikirim kepada pelaku agen bernama F yang dibantu oleh A.
"Korban dilakukan medical cek up dan diberikan uang fee oleh H< sebesar Rp
6.000.000," jelasnya.
Page 42 of 68.

