Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 JULI 2019
P. 48
Dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker, Aris Wahyudi mengatakan salah satu
metode efektif dalam pembinaan percepatan peningkatan kompetensi instruktur di
Indonesia yakni melakukan kompetisi antar instruktur yang terstruktur dan
sistematis.
"Kompetisi antar instruktur merupakan ajang untuk mengukur, meningkatkan dan
pemerataan kompetensi yang terintegrasi, " ujar Aris.
Aris menambahkan instruktur juga merupakan aktor utama di dalam pelatihan kerja
yang berfungsi sebagai fasilitator dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan,
perubahan sikap, dan perilaku (etos kerja) dari tenaga kerja.
"Peran instruktur sangatlah strategis sebagai ujung tombak dalam menghasilkan
SDM yang kompeten, " kata Aris.
Aris Wahyudi mengungkapkan secara nasional jumlah Balai Latihan Kerja (BLK)
Pemerintah baik UPTP maupun UPTD saat ini berjumlah 305 BLK dan sebanyak 37
BLK atau 12,13 persen, berada di Pulau Kalimantan. Sedangkan LPK Swasta
sebanyak 5.045 LPK, dan 345 LPK atau 6,84 persen berada di Pulau Kalimantan.
Secara nasional jumlah Instruktur Pemerintah saat ini berjumlah 3.013 orang, dan
282 orang atau 9,36 persen berada di Pulau Kalimantan. Sedangkan Instruktur
Swasta sebanyak 16.379 orang, dan 1.224 orang atau 7,47 persen berada di Pulau
Kalimantan.
Dengan jumlah sumber daya yang ada tersebut, maka perlu dijaga kualitasnya
melalui kompetisi ketrampilan instruktur.
"Kompetisi instruktur ini menjadi salah satu media dalam menjaga kualitas instruktur
yang ada dan dapat menjadi indikator kemampuan instruktur pada tingkat regional
maupun pada tingkat nasional, " kata Aris.
Page 47 of 68.

