Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 164
Title POLITIKUS PAN MINTA PEMBAHASAN OMNIBUS LAW CIPTA KERJA DITUNDA DAN FOKUS
TANGANI CORONA
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 01 April 2020
Page/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/04/01/politikus-pan-minta-pem bahasan-
omnibus-law-cipta-kerja-ditunda-dan-fokus-tangani-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono , JAKARTA - Fraksi PAN
menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) yang mendapatkan sorotan publik seperti
Omnibus Law Cipta Kerja agar ditunda pembahasannya.
Wakil Fraksi PAN Saleh Daulay mengatakan, RUU Cipta Kerja sangat terkait dengan
kepentingan banyak orang dan tentunya tidak bijak kalau semua aspirasi tak
terakomodir secara maksimal.
Apalagi, saat ini pemerintah dan masyarakat sedang fokus menangani virus corona
atau Covid-19 .
"Ditunda untuk fokus menangani virus corona. Dalam situasi seperti ini, semestinya
seluruh potensi yang dimiliki diarahkan pada percepatan penanganan virus
tersebut," kata Saleh Daulay kepada Tribun, Jakarta, Rabu (1/4/2020).
Menurutnya, RUU Cipta Kerja, tidak hanya menyangkut kalangan pengusaha dan
pekerja, tetapi juga bidang-bidang lainnya.
Ada 79 undang-undang yang akan dikompilasi dan terdapat 11 kluster yang
pembahasannya tidak mudah.
"Khusus omnibus law cipta kerja, serikat pekerja sudah komplain dan mengatakan
tidak dilibatkan sama sekali dalam proses legal drafting dan perumusan RUU
tersebut," ujar Saleh.
"Selain itu, mereka juga telah menyampaikan pokok-pokok persoalan yang menurut
mereka krusial di dalam RUU itu. Semua itu tentu perlu didengar dan didalami,"
sambungnya.
Saleh yang juga sebagai anggota Komisi IX DPR menyebut, jika pembahasan RUU
Cipta Kerja tetap berlangsung pada saat ini, maka dipastikan tidak efektif karena
Page 163 of 179.

