Page 14 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 OKTOBER 2019
P. 14
Juwarih menambahkan, pihaknya siap membantu menyelesaikan permasalahan yang
tengah dialami Castina dengan mendesak pemerintah melakukan tindakan, termasuk
dalam upaya pemulangan Castina ke Indonesia. Namun dengan catatan, harus ada
permintaan langsung dari pihak keluarga.
"Kami dari pihak SBMI menawarkan perlindungan kepada keluarga korban. Adapun
kalau keluarga berkenan kami akan tindak lanjuti," ucap Juwarih.
"Tapi kadang-kadang pihak keluarga ada juga yang menyerahkan masalah itu ke pihak
PT," ucap dia.
Juwarih mengatakan SBMI Indramayu selalu siap dalam melakukan pendampingan
terhadap permasalahan-permasalahan yang dialami oleh para TKI asal Indramayu saat
bekerja di luar negeri.
"Perlindungannya itu dalam bentuk pendampingan dari sisi hukum untuk mendesak
pemerintah, kadang kala, kan, keluarga tidak paham jadi kami bantu," ujar Juwarih.
Viral di Medsos
Dilansir dari unggahan video pengguna Facebook Chun Ming, dari Singapura terlihat
Castina atau ia menyebutnya Jastina menceritakan kisahnya saat menjadi pembantu
rumah tangga. Video ini viral setelah pengakuan tersebut menguak bagaimana dia
diperlakukan dengan buruk oleh majikannya sambil menangis. Perempuan ini mengakui
keadaan nahasnya menjadi seorang PRT ketika ditanyai oleh seorang perempuan lain
yang merekam video tersebut.
Ia mengatakan dia datang ke Singapura dari Indramayu, Jawa Barat. Perempuan
yang menangis didalam video tersebut berharap bisa berhenti dan pergi dari
pekerjaannya ini. Dalam video itu, Jastina tampak terguncang ketika menceritakan
bagaiamana dia diperlakukan dengan buruk oleh majikannya.
Alih-alih menyediakan kebutuhan pokok untuk pembantu, majikannya dilaporkan hanya
memberinya makan satu kali sehari. Tidak berhenti disitu, PRT ini bahkan mengaku
tidak bisa makan lagi setelah itu meski masih merasa lapar.
Bahkan Jastina mengaku jika majikannya akan menyiram tubuhnya dengan air jika dia
tidak dapat bangun jam 5 pagi untuk melakukan tugasnya. Jastina juga mengatakan
bahwa ia tidak diizinkan untuk menghubungi keluarganya di Indonesia. Karena dirinya
telah dikurung di rumah sejak dia mulai bekerja di tempat itu.
Merasa putus asa dan takut, Jastina mengatakan dia sangat ingin berganti majikan saja.
Tetapi setiap kali dia mencoba membicarakan hal tersebut majikan mulai
mengancamnya lagi. Saat diwawancara, di dalam video tersebut bahkan Jastina
mengaku gajinya juga bakal dipotong jika tidak menurut untuk bangun pagi.
Bahkan jika keluarga majikannya ada yang sakit, si majikan justru menyalahkan
pembantu malang tersebut.
"Kalau ada yang sakit, ancem saya gajinya dipotong... saya katanya pembawa kuman".
Page 13 of 82.

