Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 OKTOBER 2019
P. 33

"Poin utamanya, kita harus melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan
               kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa puas dalam merasakan
               pelayanan," kata Khairul.


               Selain layanan, Khairul menyebut bahwa reformasi birokrasi di Kemnaker juga
               mencakup aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business
               prosess), dan sumber daya manusia aparatur. Berbagai permasalahan atau
               hambatan yang mengakibatkan sistem penyelenggaraan pemerintahan tidak
               berjalan, terus ditata ulang atau diperbaharui.

               "Salah satu upaya yang dilakukan secara bersama di lingkungan Kemnaker adalah
               kita berusaha mengidentifikasi hal-hal yang sudah coba dilakukan selama ini oleh
               seluruh unit kerja kita, terkait dengan implementasi reformasi birokrasi," terang
               Khairul.

               Reformasi birokrasi yang dilakukan Kemnaker selama ini, sebut Khairul, telah
               membuahkan hasil. Diantaranya adalah Opini WTP dari BPK atas laporan keuangan
               Kemnaker dalam 3 tahun terakhir.

               Khairul  pun menyatakan antusiasnya terhadap evaluasi dari Tim Evaluasi
               Kemenpan-RB. Harapannya, evaluasi tersebut dapat meningkatkan motivasi kerja
               pegawai Kemnaker sehingga berbagai perbaikan dan inovasi dapat terwujud.

               "Dalam kaitan itu, kita teman-teman di Kemenker beserta seluruh Direktorat
               Jenderal, serta unit teknis telah mempersiapkan upaya-upaya di dalam rangka
               adanya suatu evaluasi dari Kemenpan-RB ini," paparnya.


               Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan
               Pengawasan Kemenpan-RB, Muhammad Yusuf Ateh, mengapresiasi komitmen
               seluruh pejabat eselon I dan eselon II Kemnaker yang hadir dalam Entry Meeting
               ini.

               "Kehadiran seluruh pejabat dalam evaluasi RB ini sangat diapresiasi, karena
               menunjukkan kesungguhan dan komitmen Pimpinan Tinggi Kemnaker untuk
               menerapkan reformasi birokrasi di Kemnaker," kata Yusuf.

               Yusuf menambahkan, evaluasi akan dilakukan di seluruh unit eselon I Kemnaker.
               Evaluasi ini mencakup implementasi reformasi birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja
               Instansi Pemerintah (SAKIP), dan survey integritas jabatan. Selain itu, dilakukan
               evaluasi penerapan zona integritas di BBPLK Bandung, BBPLK Semarang, BBPLK
               Bekasi, dan Direktorat PPTKA.

               "Evaluasi ini bertujuan untuk melihat kemajuan program reformasi birokrasi, dengan
               sasaran utama untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi
               yang efektif dan efisien, serta birokrasi yang mampu memberikan layanan publik
               secara prima kepada masyarakat" pungkasnya.







                                                       Page 32 of 82.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38