Page 37 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 OKTOBER 2019
P. 37
Title ALASAN PEMPROV DKI MASIH PAKAI SURVEI KHL HITUNG UMP 2020
Media Name kumparan.com
Pub. Date 09 Oktober 2019
https://kumparan.com/@kumparanbisnis/alasan-pemprov-dki-masih-pakai-su rvei-khl-
Page/URL
hitung-ump-2020-1s1MljG3gVB
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemprov DKI Jakarta masih membahas penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP)
tahun 2020. Salah satu yang sudah dilakukan adalah dengan melakukan survei
komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, Andri Yansyah
mengatakan, perhitungan KHL hanya sebagai acuan saja. Sedangkan penentuan
perhitungan UMP 2020 tetap mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015 tentang
Pengupahan dimana kenaikan upah minimum ditentukan lewat formula UMP tahun
berjalan ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Yang namanya acuan kan dari mana saja. Nanti dikoordinasikan juga dengan
dewan pengupahan tingkat nasional," ungkap Andri di Balai Kota, Jalan Medan
Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (9/10).
Untuk saat ini, survei KHL sudah dilakukan dalam 3 gelombang berbeda. Ia
menjelaskan, setiap survei terdapat 15 pasar untuk mengetahui kebutuhan seperti
apa yang diperlukan menuju kehidupan layak. Adapun jumlah item KHL yang
dihitung sebanyak 60.
Tiga gelombang survei dilakukan sejak bulan Agustus, September, dan Oktober
2019 dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mewakili pemerintah,
serikat pekerja/buruh, serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar
Dagang dan Industri (Kadin) yang mewakili pengusaha.
"Kan kita sudah melaksanakan survey KHL. Nah saat ini tadi kita melakukan input
KHL sebagai pedoman rekomendasi buat penetapan UMP tahun 2020," ucapnya.
Andri memastikan masih ada rapat lagi untuk mengusulkan besaran UMP. Hanya
saja, ia belum mau membeberkan berapa kisaran angkanya.
"Ini kan baru pemasukan input dari survei KHL. Nanti ada sekali, dua kali rapatlah
baru kita mengusulkan penetapannya," ujar Andri.
Page 36 of 82.

