Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 44

baik," jelas dia.

               Selain itu, Unpad juga menurut dia sebagai instansi pendidikan berkewajiban untuk
               memasilitasi seluruh stake holder agar bisa dibedah bagaimana alur pikir dari hukum
               yang akan dibentuk, sehingga diakhir bisa disimpulkan dan disempurnakan sesuai
               dengan kebutuhan iklim investasi di Indonesia.

               "Yang paling utama, bisa menyempurnakan dan mengeliminasi apa yang
               dikhawatirkan," jelasnya.

               Sementara itu, Staf Khusus Menko Perekonomian, Umar Juoro memastikan saat ini
               RUU yang sudah dirancang eksekutif sudah diserahkan ke legislatif untuk
               selanjutnya dibahas.

               "Ruu sudah diberikan Presiden ke DPR yang akan dibahas setelah reses," ungkap
               Umar.

               Umar mengaku, dalam Omnibus Law, banyak pihak yang mempermasalahkan
               terkait RUU Cipta Kerja dan RUU hubungan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah
               Daerah.

               "Paling banyak krititk paling banyak Ciptaker, dan Pemerintah Daerah ke Pusat,"
               jelas dia.

               Namun, ia memastikan RUU ini belum final, masih ada sejumlah langkah hingga
               akhirnya RUU ini disahkan menjadi UU. Namun ia menolak jika pembentukan RUU
               Omnibus Law ini dianggap grusak-grusuk. Ia mengaku pembahasan ini sudah mulai
               dilakukan sejak kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono namun saat itu
               bentuknya Perpres.

               "Sudah mulai dibentuk sejak jaman Pak SBY, tapi untuk istilah Omnibus Law
               memang kami juga baru dengar dua tahun ke belakang," ungkap dia.

               Senada dengan Umar, Staff Khusus Menko Perekonomian, Rezza Yamora Siregar
               mengatakan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional 6%, Omnibus Law ini
               diperlukan untuk menarik investasi di dalam negeri. Sehingga dengan demikian,
               akan berimplikasi langsung terhadap serapan kerja.

               "Kalau masuk hingga 6%, kita bisa menyerap 2,5 hingga tiga juta tenaga kerja, itu
               artinya tingkat perekonomian di Indonesia bisa meningkat 1%," jelas dia. (K34) Ada
               saldo Go-Pay sebesar 50 ribu untuk Sobat Bisnis dengan isi di sini! Simak berita
               lainnya seputar topik artikel ini, di sini : unpad.











                                                       Page 43 of 126.
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49