Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 48
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal KASBI Sunarno mengatakan, penangkapan
buruh tersebut diduga atas laporan serikat buruh KEP Konfederasi Serikat Pekerja
Seluruh Indonesia (KSPSI).
Sunarno menceritakan, sebelum aksi tolak Omnibus Law, terjadi cekcok antar-massa
aksi yang akan bertolak ke titik kumpul di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Ketika itu, massa aksi yang mengikuti arahan mobil komando berhenti dan
berkoordinasi dengan buruh di PT IKAD dan meminta pengurus unit kerja SP KEP
KSPSI untuk terlibat aksi.
Kemudian, terjadi dialog untuk mengajak kelompok buruh PT IKAD turun aksi
bersama menolak RUU Cipta Kerja.
Namun, dialog yang dilakukan berujung pada cekcok yang membuat salah seorang
pengurus serikat SP KEP KSPSI mendorong salah satu massa aksi dari KASBI.
Massa aksi yang lain hendak melerai percekcokan tersebut yang kemudian malah
berbuntut saling pukul. Cekcok terjadi selama 5 menit dan dapat dihentikan dengan
peleraian," ujar dia.
Lebih lanjut, menurut Sunarso, massa aksi melanjutkan aksi tolak Omnibus Law
RUU Cipta Kerja.
Namun, pasca-aksi, massa aksi yang terlibat dalam cekcok tersebut ditangkap polisi.
Page 47 of 126.

