Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 52

Title          SATGAS OMNIBUS LAW BANTAH PESANGON PEKERJA HANYA 17 PERSEN
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      05 Maret 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1337390/satgas-omnibus-law-bantah-pe sangon-
               Page/URL
                              pekerja-hanya-17-persen
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Memang sesudah ini menjadi 17 persen, tapi masih ada yang lain-lainnya. Yang
               lainnya ini yang kadang tidak disampaikan Jakarta - Ketua Satuan Tugas (Satgas)
               Omnibus Law Rosan Roeslani membantah pemberian pesangon dalam RUU Cipta
               Kerja Omnibus Law hanya sebesar 17 persen, dari sebelumnya maksimal 32,4
               persen.

               Rosan yang juga sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
               Indonesia tersebut menjelaskan setelah RUU Cipta Kerja disahkan oleh DPR, pelaku
               usaha diwajibkan untuk memberikan bonus bagi pekerja sesuai dengan masa
               kerjanya hingga maksimal lima kali gaji bulanan.

               "Memang sesudah ini menjadi 17 persen, tapi masih ada yang lain-lainnya. Yang
               lainnya ini yang kadang tidak disampaikan. Para pengusaha diwajibkan dalam UU
               itu, setahun paling lambat harus memberikan lima bulan gaji," kata Rosan pada
               Forum AHP Business Law 2020 di Jakarta, Kamis.

               Rosan menjelaskan bahwa tenaga kerja akan diberikan jaminan kehilangan
               pekerjaan yang tidak memberatkan baik dari sisi pengusaha maupun tenaga kerja.

               Dalam draf RUU Cipta Kerja, pemberi kerja diwajibkan memberi uang bonus bagi
               pekerja yang diberikan dalam jumlah 1-5 kali gaji bulanan. Aturan bonus yang
               dimaksud disebut sebagai "penghargaan lain".

               Dalam Bab IV tentang Ketenagakerjaan, pada Pasal 92 berbunyi, "Untuk
               meningkatkan kesejahteraan pekerja, pemberi kerja berdasarkan Undang-Undang
               ini memberikan penghargaan lainnya kepada pekerja atau buruh".

               Pemberian bonus dalam pasal disebut sebagai penghargaan lainnya, diberikan
               berdasarkan lamanya masa kerja. Pekerja dengan masa kerja kurang dari 3 tahun,
               akan diberikan uang pemanis 1 kali upah, masa kerja 3-6 tahun, akan diberikan
               bonus sebesar 2 kali upah.

               Kemudian, masa kerja 6--9 tahun akan diberikan bonus sebesar 3 kali upah, masa
               kerja 9--12 tahun akan diberikan uang sebesar 4 kali upah, dan masa kerja 12
               tahun atau lebih akan diberikan bonus sebesar 5 kali upah.





                                                       Page 51 of 126.
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57