Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 56

Title          KEMNAKER: DUNIA PENDIDIKAN HARUS PIKIRKAN PENGEMBANGAN KARIR ALUMNI
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      05 Maret 2020
                              https://www.merdeka.com/uang/kemnaker-dunia-pendidikan-harus-pikirkan-
               Page/URL
                              pengembangan-karir-alumni.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Untuk membantu lulusan Perguruan Tinggi mudah terserap pasar kerja atau
               berwirausaha, Perguruan Tinggi diminta untuk tidak hanya menyelenggarakan
               sistem pendidikan bagi peserta didiknya saja. Perguruan Tinggi juga perlu
               mengembangkan sistem pengembangan karir bagi alumninya.

               Hal tersebut disampaikan Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kementerian
               Ketenagakerjaan, Aris Wahyudi, saat membuka UI Career & Scholarship Expo XXIX
               di Balairung Kampus UI, Kota Depok, Kamis (5/3).

               "Sekarang dunia pendidikan tidak hanya memikirkan produksi, saya mendidik, saya
               melatih. Harus dipikirkan juga pengembangan karir lulusan," kata Aris.

               Menurut Aris, untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dan alumni,
               perguruan tinggi perlu memperhatikan 3C. Pertama, make competence, yakni
               membekali peserta didik dan alumninya dengan kompetensi yang sesuai dengan
               kebutuhan dunia kerja.

               Kedua, make confidence. Yakni meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dan
               alumni akan bekal keterampilan yang sudah diterima selama di kampus dapat
               digunakan untuk bersaing di dunia kerja.

               "Tentu bukan hanya dari sisi IPK-nya, namun juga softskill, dan yang tidak kalah
               penting adalah bahasa asing," jelas Aris.

               Ketiga, make connected. "Sehingga menjadi terhubung, seperti kegiatan hari ini
               adalah dalam rangka menghubungkan antara kampus dengan dunia kerja, antara
               mahasiswa dengan dunia kerja," lanjut Aris menjelaskan.

               Aris juga menjelaskan, seiring dengan perkembangan zaman, paradigma
               pembelajaran telah bergeser dari schooling menjadi learning. Pembelajaran tidak
               lagi terikat ruang dan waktu.

               "Perguruan tinggi perlu membangun ekosistem pendidikan yang mana
               mahasiswanya memiliki learning agility, yang memiliki kelincahan dalam belajar.




                                                       Page 55 of 126.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61