Page 42 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MARET 2020
P. 42
Title ADA ANCAMAN PHK DI TENGAH PESATNYA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Media Name detik.com
Pub. Date 03 Maret 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4923017/ada-ancaman-ph k-di-tengah-
Page/URL
pesatnya-perkembangan-teknologi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Direktur Jenderal Pengadilan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Haiyani Rumondang mengungkapkan
adanya ancaman pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di tengah pesatnya
perkembangan teknologi.
Dia menjelaskan teknologi bisa membuat pekerjaan konvensional hilang pada
akhirnya. Hal itu dia sampaikan dalam Konferensi Nasional: Berbagi Pengalaman
Internasional tentang Tunjangan Pengangguran dan Relevansinya untuk Indonesia.
"Kemunculan era baru, era digital, dan revolusi industri dapat berpotensi
menghilangkan pekerjaan konvensional. Tidak hanya itu, muncul era digital juga
bisa menimbulkan pemutusan hubungan kerja," kata dia di Hotel Le Meridien,
Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Dia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), per Agustus 2019,
jumlah penduduk Indonesia yang kerja pada sektor formal sebanyak 56,01 juta
orang, atau 44,28%.
"Yang terbanyak adalah sektor informal sebesar 70,49 juta orang atau sekitar
55,72% dari total penduduk yang kerja," sebutnya.
Namun di tengah perkembangan teknologi, ada peluang kerja baru yang muncul.
Hanya saja dibutuhkan penyesuaian skill atau kemampuan sumber daya manusia
(SDM) yang ada.
Atas dasar itu, pemerintah menyiapkan jaminan kehilangan pekerjaan terhadap
pekerja yang terkena PHK. Mereka akan dilatih untuk peningkatan keterampilan dan
keahlian.
"Banyak bermunculan ruang kerja baru yang inovatif dan kreatif, tentu
membutuhkan skill baru. Jadi misalnya fintech, startup, selebgram, YouTuber dan
sebagainya. Dalam kondisi ini lah pemerintah sudah lama menggaungkan perlu
menjamin terhadap pekerja yang kehilangan pekerjaannya," tambahnya.
(toy/eds) phk teknologi pemutusan hubungan kerja.
Page 41 of 112.

