Page 39 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MARET 2020
P. 39

Title          DAPAT JAMINAN KEHILANGAN KERJA, IURAN YANG DIBAYAR BURUH NAMBAH?
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      03 Maret 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4923266/dapat-jamina n-kehilangan-
               Page/URL
                              kerja-iuran-yang-dibayar-buruh-nambah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) bakal mendapatkan
               Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program baru tersebut sedang disiapkan
               pemerintah. Lantas, apakah itu akan membuat iuran yang dibayar pekerja
               bertambah besar? JKP sendiri telah dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-
               undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja. Menurut Direktur Jenderal
               Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan
               (Kemnaker) Haiyani Rumondang, tidak ada iuran baru yang harus dibayar pekerja
               atau pemberi kerja.

               "Ini lah justru di dalam undang-undang ini tidak dibebankan iuran baru," kata dia di
               Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

               JKP dan Kartu Pra Kerja, lanjut dia merupakan program yang berbeda. JKP diberikan
               untuk pekerja yang kena PHK saja, sementara Kartu Pra Kerja bisa diberikan kepada
               angkatan kerja baru. Pihaknya pun sedang mencari skema yang tepat agar program
               itu tidak menjadi beban. "Justru sekarang itu pembahasan-pembahasan untuk
               mencari funding-nya (pendanaan) itu dari mana itu adalah harus dilihat tidak
               menjadi beban baru," jelasnya.

               Pihaknya juga mencari kemungkinan dilakukannya rekomposisi terhadap iuran yang
               selama ini tidak efektif untuk program JKP.

               "Funding tentunya bisa dilakukan review apakah nanti harus rekomposisi iuran
               dengan melihat selama ini manfaat apa yang memang sangat efektif diklaim
               manfaatnya, dan juga mungkin adalah yang selama ini mungkin risikonya rendah
               atau tinggi tapi klaimnya kecil," jelasnya.

               Namun dia belum bisa memastikan iuran apa yang akan direkomposisi untuk
               Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

               "Kita melihat, menghitung kembali ketahanan-ketahanan dana yang ada pada
               program-program sekarang. Ya itu harus dilihat mana yang dananya tahan sampai
               berapa puluh tahun, mana yang dananya mungkin bisa di rekomposisi atau diubah
               posisinya itu lho, baik dari secara jumlah iuran dari masing-masing atau mungkin
               lain. Intinya tidak memberikan beban baru," tambahnya.





                                                       Page 38 of 112.
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44