Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2020
P. 32

berinovasi. Hal tersebut mutlak diperlukan guna menghadapi tantangan
               ketenagakerjaan yang kompleks.

               "Tantangan yang kita hadapi dalam pengembangan SDM saat ini cukup kompleks,
               mulai dari angkatan kerja kita yang masih didominasi lulusan SMP ke bawah, tingkat
               produktivitas stagnan, dan tingkat daya saing yang perlu kita tingkatkan," kata
               Menaker Ida.

               Dalam kesempatan dialog tersebut, Menteri Ida mengatakan, dibutuhkan sinergitas
               antar unit di Kemnaker dalam upaya memberikan pelayanan optimal kepada
               masyarakat. "Tak bisa pelayanan PTSA bekerja secara optimal tanpa didukung
               semua unit yang ada di sini," ujar Ida Fauziyah

               Menteri Ida juga mencontohkan pentingnya sinergitas dalam program Kartu
               Prakerja. Sertifikat kerja yang dimiliki setelah mengikuti pelatihan akan percuma,
               apabila pemilik sertifikat kerja masih menganggur. Oleh sebab itu, pentingnya
               Binapenta membuka perluasan kesempatan kerja seluas-luasnya, karena sudah
               mengetahui demand-nya.

               "Binalattas yang melakukan pelatihan dan BNSP memberikan sertifikasinya, dan
               penempatannya oleh Binapenta. Setelah ditempatkan, ada peran PHI untuk
               membangun hubungan yang kondusif dan ada peran pengawas, bagaimana agar
               norma-norma kerja berjalan dengan baik. Jadi, jika ada salah satu keluar dari siklus
               itu, maka berarti ada yang pincang dari siklus yang kita bangun itu. Karena tidak
               terjadi harmonisasi dan sinergitas antar kita," katanya.

               Meski demikian lanjut Menaker Ida, tak ada kata terlambat untuk memulai
               dibandingkan tak memulai sama sekali. "Mari menjadi bagian yang harmoni dari
               keluarga besar Kemnaker. Bapak ibu punya peran strategis untuk terbangun
               harmonisitas itu. Siap bapak ibu? Siap melepaskan ego masing-masing?" tanya
               Menaker

               "Siaap..!!" jawab serentak ratusan pegawai eselon 3 dan eselon 4 di lingkungan
               Kemnaker.

               Ke depan, Menteri Ida kembali menegaskan, bahwa kinerja pegawai Kemnaker tidak
               dibangun berdasar dari finger print (absensi tangan) saja. "Mumpung tahun baru,
               mari semangat baru. Kemnaker ini milik kita bersama. Mari berikan layanan terbaik
               bagi masyarakat. Kita akan terus membangun kebersamaan ini, membangun
               sinergitas dan sama-sama memotivasi antar kita masing-masing," katanya

               Menaker Ida Fauziyah meminta pegawai Kemnaker menjadi influencer
               ketenagakerjaan melalui media sosial yang dimiliki masing-masing. "Bapak ibu harus
               menjadi influencer ketenagakerjaan yang menyosialisasikan program-program
               pemerintah. Mari berikan layanan terbaik bagi masyarakat. Terus dan jangan
               berhenti melakukan inovasi," ujar Ida.




                                                       Page 31 of 82.
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37