Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 139
Title BURUH ADUKAN PENCATUTAN NAMA KE JOKOWI DI PEMBAHASAN CIPTAKER
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 23 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200423091324-20-496399/buruh-a dukan-
Page/URL
pencatutan-nama-ke-jokowi-di-pembahasan-ciptaker
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita
menyebut Presiden Joko Widodo tidak mendapat informasi yang benar terkait
keterlibatan buruh dalam pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
Dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/4), Jokowi mengaku selama
ini diberi tahu bahwa serikat buruh dilibatkan dalam perumusan RUU tersebut.
"Menurut Presiden, laporan ke beliau bahwa kita terlibat dari awal. Jadi ada yang
tidak klir, makanya kita jelaskan," kata Elly saat dihubungi CNNIndonesia.com ,
Rabu (22/4) malam.
Elly menegaskan informasi yang didapat Jokowi itu tidak benar. Para serikat buruh
tidak pernah dilibatkan dalam proses perumusan RUU yang dipimpin Menko
Perekonomian Airlangga Hartarto itu.
Saat draf hendak diserahkan ke DPR RI, tepatnya pada Selasa (11/2) sore, tiba-tiba
pemerintah mencatut nama para ketua serikat buruh sebagai tim pembahas.
Pembahasan Omnibus Law sendiri sudah bergulir di parlemen tingkat Badan
Legislasi DPR. Pembahasan melalui virtual conference Senin (20/2) kemarin menuai
perdebatan karena Baleg DPR mengusir perwakilan LSM dan masyarakat dari ruang
diskusi dengan alasan rapat digelar tertutup untuk umum.
Pertemuan di Istana kemarin dihadiri oleh tiga pimpinan serikat buruh yang
tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI). Mereka meluruskan info-
info yang masuk ke telinga Jokowi dari orang-orang di lingkarannya terkait RUU
Omnibus Law Cipta Kerja.
Setelah meluruskan kesimpangsiuran informasi, MPBI memberi tiga opsi kepada
Jokowi terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Jokowi diminta menunda
pembahasan, menarik RUU dari DPR RI untuk dirumuskan ulang bersama buruh,
atau menghapus klaster ketenagakerjaan dari RUU itu.
"Salah satu opsi itu besok (Kamis, 23/4) diakomodir. Itu kan sudah menjadi
perjuangan kita yang berhasil," tuturnya.
Page 138 of 250.

