Page 142 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 142
Indonesia (KSBSI), Elly Rosita, mengatakan rencana aksi menunggu keputusan
Presiden Jokowi. MPBI telah menemui Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu
(22/4) untuk meminta penghentian RUU itu.
Dari hasil pertemuan di Istana Merrdeka itu, Elly menilai Jokowi tidak mendapat
informasi yang benar terkait keterlibatan buruh dalam pembahasan RUU Omnibus
Law Cipta Kerja. Kepada mereka, Jokowi mengaku selama ini diberi tahu bahwa
serikat buruh dilibatkan dalam perumusan RUU tersebut.
"Menurut Presiden, laporan ke beliau bahwa kita terlibat dari awal. Jadi ada yang
tidak klir, makanya kita jelaskan tadi," kata Elly saat dihubungi CNNIndonesia.com ,
Rabu (22/4) malam.
Massa aksi buruh saat menggelar aksi tolak omnibus law cipta kerja di depan
kompleks parlemen, Jakarta, 20 Januari 2020.(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho
Gumay) Elly menegaskan informasi yang didapat Jokowi itu tidak benar. Para serikat
buruh tidak pernah dilibatkan dalam proses perumusan RUU yang dipimpin Menko
Perekonomian Airlangga Hartarto itu.
Saat draf hendak diserahkan ke DPR RI, tepatnya pada Selasa (11/2) sore, tiba-tiba
pemerintah mencatut nama para ketua serikat baruh sebagai tim pembahas.
Setelah meluruskan informasi itu, MPBI memberi tiga opsi kepada Jokowi terkait
RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Jokowi diminta menunda pembahasan, menarik RUU
dari DPR RI untuk dirumuskan ulang bersama buruh, atau menghapus klaster
ketenagakerjaan dari RUU itu.
Page 141 of 250.

