Page 145 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 145

Title          DUA STARTUP UNICORN TOLAK MENJADI MITRA PROGRAM KARTU PRAKERJA
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      23 April 2020
                              https://nasional.kontan.co.id/news/dua-startup-unicorn-tolak-menjadi-m itra-program-
               Page/URL
                              kartu-prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa
               Purbasari menyatakan, pada awal perumusan program Kartu Prakerja, terdapat dua
               perusahaan rintisan (startup) unicorn yang menolak untuk menjadi mitra digital
               pemerintah.  Sebab, menurut dia, startup yang bersangkutan masih ingin melihat
               model bisnis dari program pemerintah tersebut. Ditambah lagi, program yang
               ditawarkan pemerintah bukanlah core business dari perusahaan startup yang
               bersangkutan.

               "Perlu diketahui ada dua unicorn Indonesia yang menolak menjadi digital platform
               tahap awal karena mereka ingin asses kira-kira bisnis dan modelnya bagaimana,
               apakah kita bisa lakukan atau tidak karena ini bukan core business-nya," ujar dia
               dalam video conference, Rabu (22/4/2020).

               Namun demikian, dirinya tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kedua
               startup unicorn tersebut. Untuk diketahui ada sejumlah startup berstatus unicorn di
               Indonesia yang telah menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan Kartu Prakerja.
               Tokopedia dan Bukalapak telah menjadi mitra digital pemerintah dalam
               menyalurkan program Kartu Prakerja. Sementara Ovo bekerja sama dengan
               pemerintah sebagai mitra pembayaran program Kartu Prakerja.

               Secara total, ada delapan platform digital yang bekerja sama dengan pemerintah.
               Selain Bukalapak dan Tokopedia, ada Mau Belajar Apa, Ruang Guru, Pijar Mahir,
               Pintaria, Sekolahmu, dan prakerja.kemnaker.go.id. Denni pun mengatakan,
               penjajakan antara pemerintah dan perusahaan-perusahaan digital dalam negeri
               telah dilakukan sejak pertengahan tahun lalu.

               "Desain program Kartu Prakerja tidak lahir sekonyong-konyong. Karena ini sudah
               didiskusikan sejak Juni (2019) ketika saya masih Deputi Ekonomi di Kantor Staf
               Presiden. Di situ saya enggak terhitung konsultasi dengan stakeholder baik peneliti,
               ekonom, serikat pekerja, Kadin, Apindo, lebih dari 50 HRD perusahaan digital
               platform," ujar dia.

               Hingga saat ini, menurut Denni, sudah ada empat mitra digital baru yang
               menunjukkan ketertarikan untuk menjadi platform digital Kartu Prakerja. Namun
               demikian, pemerintah masih dalam proses evaluasi program yang baru terlaksana
               dalam beberapa pekan belakangan. "Tapi kami tentu evaluasi juga yang delapan
               mitra ini. Jadi tidak terburu-buru untuk ekspansi," pungkas Denni.




                                                      Page 144 of 250.
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150