Page 226 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 226
Title PENGUSAHA DIMINTA PANGGIL LAGI KARYAWAN YANG DI-PHK
Media Name bisnis.com
Pub. Date 23 April 2020
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200423/12/1231910/pengusaha-diminta- panggil-
Page/URL
lagi-karyawan-yang-di-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Pemerintah meminta agar pengusaha kembali memanggil para korban
pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat Covid-19 untuk bekerja kembali di
perusahaannya.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan sebetulnya keputusan PHK
adalah langkah terakhir bagi pengusaha.
"PHK itu langkah pamungkas, langkah terpaksa ketika langkah lain tak mungkin lagi.
Tapi kalau masih mungkin meniadakan lembur, mengurangi shift dan jam kerja,
merumahkan bergilir dengan separuh gaji, ya dicoba dululah langkah itu," kata Ida,
Kamis (23/4/2020).
Ida Fauziyah pun mengimbau, nantinya ketika wabah corona usai, pengusaha bisa
mengajak kembali pekerja/buruh yang di-PHK dan dirumahkan akibat dampak
negatif wabah corona ini.
"Jangan lupa, kalau bisnis sudah jalan lagi, sudah ada rezeki, anak-anak yang di
PHK harus jadi prioritas dipanggil lagi. Kan sudah saling kenal. Tidak usah men-
training lagi. Sudah seperti keluarga saja selama ini, " lanjutnya.
Ida mengungkapkan data terbaru Kemenaker per-21 April 2020, total pekerja yang
terdampak wabah Corona terdapat 2.084.593 pekerja dari sektor formal dan
informal dari 116.370.
Rinciannya jumlah perusahaan dan pekerja formal yang dirumahkan adalah
1.304.777 dari 43.690 perusahaan. Sedangkan yang mengalami PHK adalah dari
41.236 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 241.431 orang.
"Sektor informal juga terpukul karena kehilangan 538.385 pekerja dari 31.444
perusahaan atau UMKM," demikian tutup Menaker.
Page 225 of 250.

