Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 OKTOBER 2019
P. 76

anak-anak muda ini yang akan mengeksekusi semuanya ke arah yang lebih baik,"
               katanya

               Dalam paparannya Menteri Hanif mengatakan perkembangan ilmu pengetahuan dan
               teknologi membawa Indonesia memasuki gerbang revolusi Industri 4.0. Namun hal
               ini juga diikuti dengan implikasi lain seperti perubahan struktur kebutuhan dunia
               usaha, peningkatan kompetensi pekerja, dan alih profesi tenaga kerja.

               Menurut laporan McKinsey & Company pada September 2019, mengenai otomasi
               dan masa depan pekerjaan di Indonesia, sebanyak 23 juta lapangan pekerjaan di
               Indonesia dalam kurun waktu sekitar 10 tahun mendatang diproyeksi hilang
               digantikan proses otomasi. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan
               akan menciptakan 27 hingga 46 juta pekerjaan baru pada tahun 2030.

               "Meningkatnya adopsi otomatisasi dan kecerdasan buatan diproyeksi mengubah
               dunia pekerjaan di masa depan. SDM yang menjadi calon angkatan kerja maupun
               yang berpengalaman diharapkan bisa mengantisipasi hal ini," ujar Hanif.

               Hanif menjelaskan teknologi akan membawa manfaat signifikan bagi perekonomian
               Indonesia, termasuk peningkatan produktivitas, pertumbuhan, pendapatan, dan
               lapangan kerja. Namun, semua pemangku kepentingan di Indonesia diharapkan bisa
               meningkatkan keterampilan tenaga kerja untuk mewujudkan potensi tersebut.

               Oleh karena itu, Menaker berharap seluruh pemangku kepentingan termasuk
               pembuat kebijakan, akademik, LSM dan pelaku bisnis bersiap menghadapi
               perubahan substansial dalam dunia kerja di masa mendatang.

               Dikatakan Menaker Hanif setiap perusahaan harus mulai mempersiapkan rencana
               dan transisi ke depan melalui program pembelajaran jangka panjang. Baik bagi
               orang yang terdampak saat ini, maupun mereka yang mungkin baru akan
               terdampak di masa depan.

               "Bangsa Indonesia perlu fokus meningkatkan pendidikan dan pelatihan kejuruan
               untuk mengajarkan keterampilan, memberikan keterampilan baru dan meningkatkan
               keterampilan tenaga kerja untuk era kerja yang baru," ujar Menaker Hanif.

               Ditegaskan Menaker Hanif, perlindungan terbaik bagi angkatan kerja baru dan para
               pekerja adalah perlindungan skill (kompetensi). Setiap pekerja harus punya skill dan
               tersertifikasi. Skill harus bisa diperbarui secara terus menerus. dan bisa mengikuti
               perubahan karakter pekerjaan yang begitu cepat.

               "Dengan begitu orang akan punya kemampuan bekerja secara terus menerus baik
               bekerja untuk orang lain maupun membuka lapangan kerja baru. Dunia berubah
               begitu cepat dan masif. Mereka yang antipati dan enggan berubah akan ditelan
               perubahan, yang maunya cari aman akan tidak relevan, yang tidak lincah dan cepat
               akan ketinggalan," katanya.




                                                       Page 75 of 136.
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81