Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 OKTOBER 2019
P. 80

kurun waktu 3 bulan selama prosesnya. Menurut salah satu calon pekerja Migran
               Indonesia asal PALI, Leni Marlina.

               "Proses pembuatan paspor dilakukan di kantor Imigrasi Lampung pada jam satu dini
               hari," kata Leni hal ini membuat mereka khawatir.

               Leni juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu kembali dengan keluarga.

               "Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Bapak Kepala Dinas dan Bapak-
               bapak dari Kementerian yang telah menjaga kami," ujar Leni sambil terisak haru.

               Permasalahan ini awalnya disampaikan ke Disnakertrans Kab. PALI melalui DPP
               Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Pengaduan tersebut
               kemudian ditindaklanjuti oleh Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga
               Kerja Luar Negeri (PPTKLN), Direktorat Pengawasan Norma Kerja dan Jaminan
               Sosial Tenaga Kerja dan Bina Penegakan Hukum Ketenagakerjaan Kementerian
               Ketenagakerjaan, dengan melakukan sidak ke kantor P3MI pada senin (7/10) PT.

               KBR di daerah Ciracas, Jakarta Timur. Selanjutnya calon pekerja migran tersebut
               dibawa ke Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC), Kemensos, Bambu
               Apus, Jakarta Timur, untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

               Bupati Heri berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan
               warganya sehingga dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Bupati berharap
               agar kejadian ini tidak berulang kembali dan dapat menjadi pelajaran dan tidak
               mudah tergiur bujuk rayu sponsor.

               Dalam rilisnya, Kasubdit Perlindungan TKI, Dit. PPTKLN, Kemnaker, M. Ridho
               Amrullah, menyebutkan berdasarkan informasi dan hasil pemeriksaan bersama
               Pengawas Ketenagakerjaan, para Calon Pekerja Migran ini diminta mengganti
               alamat untuk mempermudah memenuhi persyaratan bekerja di Taiwan. Kemnaker
               tidak akan segan memberi sanksi kepada P3MI yang terbukti melakukan
               pelanggaran, lanjut Ridho.

               Direktur PPTKLN, Eva Trisiana, menghimbau kepada setiap orang yang akan bekerja
               ke luar negeri untuk mencari informasi ke Disnaker setempat dan menghimbau agar
               setiap calon pekerja migran tidak boleh mengubah atau membiarkan orang lain
               mengganti identitas diri, imbau Eva.


















                                                       Page 79 of 136.
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85