Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2019
P. 93
Title ANGKA KEPESERTAAN MASIH RENDAH, BPK AUDIT BPJS KETENAGAKERJAAN
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 29 Agustus 2019
https://www.tribunnews.com/bisnis/2019/08/29/angka-kepesertaan-masih-r endah-bpk-
Page/URL
audit-bpjs-ketenagakerjaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila , JAKARTA - Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) RI melakukan pemeriksaan kinerja pendahuluan dalam rangka
audit kinerja (AK) pada BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) di kantor pusat BPJSTK,
Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
Anggota VI BPK, Harry Azhar Azis mengatakan fokus pemeriksaan BPK kali ini
adalah meningkatkan kepesertaan BPJSTK yang saat ini terbilang sangat minim.
Dia mengatakan, berdasarkan data BPS per Februari 2019 jumlah tenaga kerja di
Indonesia mencapai 129.366.192 orang.
Rinciannya, tenaga kerja fomal sebesar 55.272.968 orang dan tenaga kerja informal
sebesar 74.093.224.
"Jadi fokus kami ke kepesertaan. Yang formal kepesertaan BPJSTK itu sekarang
48,6 juta jadi ada perbedaan sekitar 7 juta. Di Kemenaker ada sekitar 11 juta
sedangkan data dari kabupaten/kota ada 9,9 juta ada 7 provinsi belum masuk.
Memang di sini ada perbedaan angka," ujar Harry.
Harry menjelaskan, BPK saat ini terus mendorong implementasi Pasal 28 H Ayat 3
UUD 1945 bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan
pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermanfaat.
"Maka mau kami sebenarnya seluruh tenaga kerja harus mendapat jaminan sosial
untuk menjaga martabat kemanusian," paparnya.
Sementara data Badan Pusat Statisik (BPS) 2016 sekitar 26,1 juta perusahaan
belum menjadi peserta BPJSTK, baik itu usaha mikro kecil (UMK) dan usaha
menengah besar (UMB).
Berdasarkan data BPJSTK, jumlah perusahaan yang terdaftar kepersertaan hanya
610.039 unit usaha di 2019.
"Jumlah 26,1 juta ini banyak sekali. Kami akan teliti di mana letak masalahnya
supaya BPK bisa memberikan rekomendasi kepada pemerintah," tambah Harry.
Page 92 of 121.

