Page 139 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 139

Judul               Kaji Kenaikan Rp22.700 atau Rp100.000, Jatim Belum Tetapkan UMP
                                    2022
                Nama Media          solopos.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.solopos.com/kaji-kenaikan-rp22-700-atau-rp100-000-
                                    jatim-belum-tetapkan-ump-2022-1197660?utm_source=terkini_desktop
                Jurnalis            Peni Widarti
                Tanggal             2021-11-17 19:17:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) hingga kini masih mempertimbangkan nilai kenaikan
              upah minimum provinsi (UMP) 2022 antara Rp22.700 atau Rp100.000. Menurut Kepala Dinas
              Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim Himawan Estu Bagijo, saat ini Gubernur
              Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta Disnakertrans untuk melakukan konsultasi ulang terkait
              UMP  terutama  jika  diperkenankan  untuk  naik  hingga  Rp100.000,  bahkan  sampai  Rp300.000
              seperti keinginan serikat pekerja.



              KAJI KENAIKAN RP22.700 ATAU RP100.000, JATIM BELUM TETAPKAN UMP 2022

              SURABAYA -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) hingga kini masih mempertimbangkan nilai
              kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 antara Rp22.700 atau Rp100.000.

              Menurut  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  (Disnakertrans)  Jatim  Himawan  Estu
              Bagijo,  saat  ini  Gubernur  Jatim  Khofifah  Indar  Parawansa  meminta  Disnakertrans  untuk
              melakukan  konsultasi  ulang  terkait  UMP  terutama  jika  diperkenankan  untuk  naik  hingga
              Rp100.000, bahkan sampai Rp300.000 seperti keinginan serikat pekerja.

              "Ibu  Gubernur  ingin  tetap  meminta  untuk  konsultasi  ulang  dengan  Kemenaker  terkait
              argumentasi yang disampaikan oleh pekerja, karena UMP kita dengan kenaikan Rp22.700 itu
              masih belum membuat UMK up [naik] dari itu. Apakah bisa diperkenankan kalau ditingkatkan
              sampai Rp100.000," jelas Himawan, Rabu (17/11/2021).

              Dia menjelaskan batas akhir penetapan UMP Jatim 2022 adalah 19 November 2021, sehingga
              masih ada waktu beberapa hari bagi pihaknya untuk melakukan konsultasi dengan Kemenaker.

              Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim Ahmad Fauzi mengatakan
              para pekerja sudah menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Jatim sebagai penentu UMP dan
              UMK (upah minimum kabupaten/kota), meskipun tetap mengacu pada PP No.78 Tahun 2015
              tentang Pengupahan yakni penghitungan upah berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

                                                           138
   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144