Page 256 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 256

mengembangkan layanan ekonomi syariah secara akumulatif untuk dapat berkontribusi dalam
              pertumbuhan ekonomi nasional.
              "Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga
              Kerja," kata Menaker Ida saat meluncurkan Layanan Syariah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di
              Provinsi Aceh secara virtual, Rabu.

              Layanan Syariah BPJS Ketenagakerjaan, kata Ida, bukan program baru atau tambahan dari BPJS
              Ketenagakerjaan melainkan sebagai pengembangan dari layanan sistem jaminan sosial nasional.
              Secara  prinsip  Layanan  Syariah  Jaminan  Sosial  Ketenagakerjaan  tetap  mengikuti  ketentuan
              peraturan perundang-undangan sistem jaminan sosial nasional.

              "Payung  hukum  menjadi  aspek  penting  bagi  BPJS  Ketenagakerjaan  dalam  melaksanakan
              program layanan syariah. Para pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan kontribusi
              dan peran aktif guna mendorong terciptanya regulasi tentang pelaksanaan program jaminan
              sosial Ketenagakerjaan berbasis syariah," jelasnya.
              Dia  menambahkan  bahwa  pengembangan  sistem  jaminan  sosial  nasional  melalui  Layanan
              Syariah BPJS Ketenagakerjaan merupakan strategi memperluas cakupan kepesertaan jaminan
              sosial. Upaya itu tidak dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya dukungan dan kerja sama
              dari semua unsur masyarakat.
              Untuk itu dia mengharapkan kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan khususnya yang berada di
              Aceh agar dapat terus memberikan layanan optimal dengan hadirnya Layanan Syariah Jaminan
              Sosial Ketenagakerjaan.

              Tersedianya  layanan  itu,  kata  Ida,  diharapkan  dapat  menjadi  acuan  bagi  penyelenggaraan
              layanan syariah di masa mendatang.










































                                                           255
   251   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261