Page 269 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 269

"Belum, masih belum final. Nanti hasilnya akan kami sampaikan terlebih dahulu pada Gubernur,"
              ujarnya.
              Kepala  Seksi  Upah  Minimum  Syarat  Kerja  dan  Jaminan  Sosial  Disnakertrans  Susilawati
              menambahkan rapat dewan pengupahan yang telah menghasilkan keputusan akan dilaporkan
              kepada Gubernur Sumsel.

              "Belum diputuskan Gubernur. Kita tunggu keputusan Pak Gubernur dulu baru bisa diumumkan
              berapa UMP tahun 2022 yang tertera pada SK," bebernya.

              Hasil  rapat  itu  telah  dituangkan  dalam  berita  acara  untuk  disampaikan  pada  Gubernur  oleh
              perwakilan Biro Hukum yang juga menjadi salah satu Dewan Pengupahan Provinsi.

              "Selanjutnya akan diumumkan selambat-lambatnya 21 November nanti, tapi dikarenakan saat
              itu jatuh hari Minggu, akan diumumkan sebelum tanggal tersebut. Semoga Jumat (19/11) nanti
              sudah bisa diumumkan, paling lambat Sabtu," tutupnya.

              Untuk  tahun  2021,  pihaknya  juga  belum  mengetahui  kabupaten/kota  mana  saja  yang  bakal
              menetapkan UMK.

              Tahun 2021, enam daerah yang menetapkan UMK sendiri, sedangkan 11 lainnya memakai UMP.
              "Menetapkan UMK dan menghitung sendiri Pemkot Palembang, Banyuasin, Muba, Muara Enim,
              Mura dan OKU Timur untuk. Sementara 11 daerah lain pakai UMP," katanya.

              Untuk  tahun  ini,  UMP  Sumsel  yang  ditetapkan  melalui  SK  Gubernur  2020alu,  sebesar
              Rp3.144.446.

              UMK untuk enam daerah lain, tertinggi ada di Mura Rp3.299.758 dan terendah di Banyuasin
              Rp3.194.895.  Empat  daerah  lainnya,  Palembang  Rp3.270.930,78,  Muara  Enim  Rp3.263.447,
              Muba Rp3.251.832 dan OKU Timur Rp3.218.655.

              Ketua  DPD  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (Apindo)  Sumsel,  Sumarjono  Saragih  mengatakan
              penghitungan besaran UMP tahun 2022 sudah sesuai dengan formula hukumnya, yakni PP No
              36 tahun 2021 tentang pengupahan.

              “Apindo  taat  regulasi,  di  mana  penghitungannya  sudah  sesuai  formula,  sehingga  tidak  ada
              kenaikan,” bebernya.
              Kontributor: Welly Jasrial Tanjung.


























                                                           268
   264   265   266   267   268   269   270   271   272   273   274