Page 335 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 335
Judul Tolak Kebijakan Upah Minimum, Buruh Dikabarkan Bakal Mogok Kerja
Nasional, Ini Reaksi Apindo
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/11/17/tolak-kebijakan-upah-
minimum-buruh-dikabarkan-bakal-mogok-kerja-nasional-ini-reaksi-
apindo
Jurnalis Seno Tri Sulistiyono
Tanggal 2021-11-17 14:31:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meyakini aksi mogok kerja nasional oleh buruh menolak
kebijakan upah minimum pada 2022, tidak akan terlaksana. Hal tersebut disampaikan Ketua
Umum Hariyadi Sukamdani, menyikapi rencana Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
dan berbagai federasi buruh mogok kerja selama tiga hari sejak 6-8 Desember 2021.
TOLAK KEBIJAKAN UPAH MINIMUM, BURUH DIKABARKAN BAKAL MOGOK KERJA
NASIONAL, INI REAKSI APINDO
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meyakini aksi mogok kerja nasional oleh buruh menolak
kebijakan upah minimum pada 2022, tidak akan terlaksana. Hal tersebut disampaikan Ketua
Umum Hariyadi Sukamdani, menyikapi rencana Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
dan berbagai federasi buruh mogok kerja selama tiga hari sejak 6-8 Desember 2021.
"Terus terang ya, saya tidak yakin seperti apa yang disuarakan (akan mogok kerja nasional).
Sekarang ini zamannya lagi susah, perusahaan juga lagi sulit-sulitnya," ucap Hariyadi saat
dihubungi, Rabu (17/11/2021).
Hariyadi menyebut, dalam aturan ketenagakerjaan, tidak ada yang namanya mogok kerja
nasional. Namun, mogok kerja dapat terjadi jika perundingan pemerintah, pengusaha dan
pekerja tidak tercapai.
"Mogok kerja nasional itu tidak dikenal. Sehingga kalau mogok nasional, kami keberatan dong,
itu kan urusannya di luar dari perusahaan," paparnya.
Jika buruh tetap melakukan mogok kerja nasional, kata Hariyadi, perusahaan akan menerapkan
aturan yang ada, dan menerapkan sanksi sesuai aturan.
334

