Page 330 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 330
Sekjen KSPI, Aulia Hakim, mengatakan bahwa upah buruh di Jateng jauh lebih kecil
dibandingkan provinsi lain. Apalagi pada masa pandemi mereka harus mengeluarkan anggaran
untuk membeli masker, hand sanitizer, vitamin, kuota belajar untuk anak dan lain sebagainya.
Usulan tersebut direspons baik oleh Gubernur Ganjar. Dia menegaskan pihaknya akan
mempertimbangkan besaran UMP Jateng 2022 sesuai dengan kondisi perusahaan yang
terdampak pandemi.
"Makanya saya minta semua melihat, syukur-syukur kawan-kawan buruh membantu
mengklaster, apakah perusahaan tempat mereka bekerja masih untung, biasa saja atau
nyungsep. Karena kami saat ini ngopeni banyak sekali mereka yang terkena PHK, pengurangan
jam kerja dan lainnya," ucapnya.
Sementara itu diberitakan sebelumnya, kenaikan UMP 2022 ini terbilang cukup kecil jika
dibandingkan pada periode 2017-2020 yang naik di atas 8%, sementara pada 2021 di masa
pandemi naik 3%.
Pada 2021 lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan UMP naik hingga 3,68%. Dilansir
Jatengprov.go.id, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kala itu menegaskan keputusan tentang
kenaikan UMP merupakan wujud jaring pengaman sosial dalam rangka melaksanakan fungsi
perlindungan upah bagi pekerja dan kelangsungan dunia usaha.
Dengan keputusan tersebut maka UMP Jateng 2021 naik sebesar Rp56.963,90 sehingga totalnya
menjadi Rp1.798.979. Jumlah ini membuat Jateng menjadi salah satu provinsi dengan UMP
terendah se-Indonesia pada 2021.
329

